oleh

BNPB Kucurkan Bantuan Rp 44,8 M, BPBD Lutra: Perjuangan Abang Fauzi

LUTRA, RADARLUWURAYA – Badan Nasioal Penanggulangan Bencana (BNPB) mengucurkan bantuan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) di Luwu Utara senilai Rp44,8 miliar. Bantuan pasca-bencana banjir ini tak lepas dari perjuangan Anggota DPR RI Dapil Sulsel III Muhammad Fauzi.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Lutra Muslim Muchtar usai mendapat kabar kepastian bantuan tersebut. “Bantuan akan digunakan membangun 897 hunian tetap untuk korban banjir bandang berdasarkan hasil validasi dari BNPB yang sudah by name by address berdasar KTP dan KK,” jelasnya.

Muslim mengatakan, bantuan dari BNPB itu turun tidak lepas dari peran aktif Anggota DPR RI Dapil Sulsel III Muhammad Fauzi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Fauzi. Kami tahu sejumlah bantuan khususnya dari BNPB dan Kemensos pada saat bencana dan pascabencana adalah hasil perjuangan beliau saat masih di Komisi VIII DDPR RI,” kata Muslim.

Muslim melanjutkan, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BNPB akan turun melakukan peninjauan langsung ke Luwu Utara usai lebaran nanti.

Rencananya 897 huntap akan dibangun di sejumlah kecamatan. Diantaranya, Masamba, Baebunta, Mappideceng, Sabbang dan Kecamatan Baebunta Selatan.

Bukan hanya bantuan huntap, BPBD Lutra dan BNPB juga tengah melakukan komunikasi untuk bantuan R3P (rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana). Nilai bantuan sebesar Rp161 miliar.

“Itu sudah kami usulkan dan kemungkinan setelah lebaran juga tim BNPB akan turun verifikasi. Bantuan R3P senilai Rp161 miliar ini untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan drainase yang rusak karena banjir bandang yang lalu,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Muhammad Fauzi mengatakan, bantuan tersebut sudah selayaknya turun ke Luwu Utara. Dirinya hanya membantu memfasilitasi agar pemulihan pasca-bencana dapat segera dituntaskan.

“Bukan karena saya berasal dari Luwu Utara, tapi karena di sana memang terjadi bencana besar yang membutuhkan perhatian kita. Tentu akan saya lalukan hal yang sama jika terjadi di daerah lain khususnya di dapil saya,” kata Abang Fauzi, sapaan Muhammad Fauzi.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, rehabilitasi pasca-bencana di daerah memang membutuhkan peran dari pemerintah pusat. Sebab, anggaran APBD kabupaten/kota sangat terbatas.

“Kalau hanya mengandalkan daerah tentu tidak akan cukup karena rehabilitasi butuh anggaran yang tidak sedikit. Pemerintah pusat harus terlibat membantu lewat APBN,” tambah suami Bupati Lutra Indah Putri Indriani itu. (*)

Komentar