oleh

Diduga Cabuli Enam Bocah, Polsek Nuha Amankan Ketua RT Rusunawa

RADARLUWURAYA.com – Ketua Rukun Tetangga (RT) Rusunawa Blok B Sorowako, MS (61) dilaporkan ke Polsek Nuha oleh tetangganya IT (33) atas dugaan pecabulan anak dibawah umur, Minggu (10/3).

Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang.

Laporan yang dilakukan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ini setelah adanya informasi mencuat dari tetangganya berinisial NR tentang kedua putrinya yang masih berstatus siswa disalah satu SD di Kabupaten Luwu Timur diduga dicabuli MS.

BACA: 

Diduga Cemburu, Pemuda di Luwu Utara Aniaya Seorang Sopir

 

Bahkan bukan hanya anak dari IT yang diduga dicabuli pelaku, termasuk anak NR juga pernah dicabuli pelaku. Hal itu diketahui NR setelah mendapati anaknya kerap menonton video porno dari Youtobe.

Sehingga NR penasaran, kemudian menanyakan alasan anaknya menonton video tersebut, dan anak NR mengaku kemaluannya pernah dipegang pelaku.

Setelah mendapatkan informasi dari NR, IT kemudian menanyakan soal dugaan pencabulan yang dilakukan MS terhadap terhadap kedua anak perempuannya yang masih bocah itu. Sontak kedua bocah yang masih polos itu menjawab ia.

Atas laporan itu, Anggota Polsek Nuha bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Alhasil, diduga pelaku (MS red) diamankan ke kantor Polsek Nuha untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam kasus dugaan pencabulan ini, baru enam orang yang berhasil diungkap sebagai korban bejat MS, yakni PU (10) pelajar kls 5 SD, AU (10) pelajar kls 5 SD, V (8) pelajar 3 SD, NA (8) pelajar kls 3 SD, TI (6) sekolah taman kanak-kanak (TK), dan PI (8) pelajar kls 3 SD.

Sekedar diketahui, kejadian tak senonoh tersebut sudah lama terjadi. Akan tetapi, orang tua korban baru mengetahui setelah diceritakan oleh anak-anaknya lantaran saat itu, anak-anak yang masih polos tersebut takut menceritakan kepada orang tuanya di karenakan diancam oleh pelaku.

Untuk itu, aparat Kepolisian setempat masih mendalami kasus ini, sebab menurut keterangan resmi pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan masih ada anak-anak yang lain menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku. (*)

Komentar

News Feed