oleh

Dinkes Luwu dan Kejari Ekpose Proyek Pengadaan Ambulance dan Pembangunan Instalasi Farmasi

BELOPA, RADARLUWURAYA.com – Dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten Luwu melakukan Ekspose bersama kejaksaan Negeri Luwu terkait pembangunan fisik Puskesmas Kamanre, gedung Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) dinkes serta pengadaan mobil Ambulance, kegiatan ekspose tersebut berlangsung di kasebo area lokasi kejari Luwu , Kamis 5/8

Dinkes Luwu meminta pendampingan hukum ke Kejari atas pembangunan fisik dengan pengadaan 11 unit mobil ambulance

Kegiatan ekspose tersebut dihadiri oleh Plt Dinkes Luwu Dr. Rosnawary, Pelaksana pembangunan, PPK pembangunan,PPK pengadaan mobil Ambulance, Konsultan, Kepala cabang Kalla Toyota Gunawan sofian, Kajari Luwu Erny Veronika Maramba, Kasi Datun serta rekan rekan dari dinkes

Mengingat sekarang masih dalam masa pandemi covid-19 pelaksanaan ekspose berlangsung dengan menerapkan prokes.

Rosnawary dan rekan rekan meminta pendampingan hukum kepada kejaksaan selaku penegak hukum, dengan mengekspose kegiatan yang akan dilaksanakan agar proses Pembangunan fisik dengan pengadaan mobilAmbulance berjalan dengan lancar melakukan konsultasi saat adanya kendala , diketahui pembangunan fisik yang dimaksud adalah pembangunan Puskesmas Kamanre dan gedung IFK Dinkes, pembangunan tersebut adalah rehabilitas dimana bangunannya yang lama.

PPK Pembangunan fisik Adi menjelaskan bahwa anggaran pembangunan Puskesmas kamanre dengan nilai anggaran sebesar empat Milyar lebih, sedangkan untuk pembangunan gedung IFK senilai satu Milyar lebih, ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung IFK dimulai dari lahan kosong berbeda dengan puskesmas kamanre yang sifatnya rehab total.

Adi juga menyebutkan bahwa masa kontrak kedua pembangunan fisik tersebut berlangsung bulan ini hingga Desember mendatang 145 sampai dengan 150 hari.

“Untuk pembangunan rehab Puskesmas Kamanre dengan nilai anggaran 4M lebih dan gedung IFK dinkes dengan anggaran 1M lebih, pembangunan Puskesmas kini sedang dimulai para pekerja telah memulai pengukuran besi,” jelasnya.

Selain itu PPK Pengadaan 11 mobil ambulance Jumriana mengatakan bahwa semua mobil ambulance yang diamaksud sedang dalam proses.

” Soal terealisasinya 11 mobil ambulance in sha Allah di bulan November sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan dek” katanya saat dihubungi melalui via WhatsApp.

Kajari Luwu Erny Veronika Maramba berharap kepada penanggung jawab agar senantiasa memiliki itikad baik dalam pelaksanaan pembangunan fisik tersebut.

” Saya mengharapkan para penanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya dengan memiliki itikad yg baik karena ini adalah amanah dari negara dan ini untuk masyarakat, untuk layanan kesehatan adalah bersifat urgent saya berharap tidak ada penyimpangan karena ini berkaitan langsung dengan masyarakat dan senantiasa memberikan kwalitas yang terbaik,” katanya.

Kajari Luwu juga menyampaikan kepada konsultan pengawas untuk melaporkan jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan
” Terkait dengan adanya kendala atau selama proses pelaksanaan ada yang mengintervensi maka segera menyampaikan kepada kami, Selamat mengerjakan tugas dilakukan benar benar sesuai specnya dan sebisa mungkin bebas dari benturan kepentingan” tutupnya. (Mita)

Komentar

News Feed