oleh

Dugaan BBM Subsidi Diselewengkan di Lutim Makin Jelas

LUWU TIMUR, RADARLUWURAYA.com – Semenjak Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menetapkan jadwal
pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Depot Pertamina Palopo Karang-karangan, ada pihak yang mencoba
mengulur waktu bahkan membatalkan kegiatan itu. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Luwu Timur, Abdul Munir Razak,
Rabu (16/6/2021).

Dijelasnyanya, saat ini dirinya menerima banyak notifikasi atau pemberitahuan masuk melalui telephone miliknya yang meminta agar
RDP itu di batalkan.

Ha itu membuat Munir semakin yakin dengan adanya temuan dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsi yang
melibatkan SPBU Malili.

“Ada juga penelphone yang masuk itu dari pemilik SPBU, tidak perlu saya sebutkan namanya. Wah ini semakin menguatkan dugaan
kita bahwa ada yang tidak beres di SPBU Malili,” ujar Munir.

Selain Depot Pertamina Karang-Karangan, pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malili dan Dinas Perdagangan
Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Luwu Timur dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), hingga
pihak perusahaan tambang diwilayah itu juga bakal hadir.

RDP itu rencananya akan digelar pada hari Rabu 23 Juni 2021 mendatang. Menurut Munir, saat ini pihak Depot Pertamina Palopo
Karang-Karangan tengah memeriksa seluruh SPBU yang ada di Kabuapten Luwu Timur untuk memastikan langsung persoalan yang
terjadi.

Untuk itu, dia berharap dengan turunnya pihak Depot Pertamina Palopo Karang-karangan melakukan pemeriksaan diseluruh SPBU
yang ada di Luwu Timur bisa membuat pelayanan menjadi baik.

Sehingga warga setempat tidak kesulitan lagi mendapatkan Bahan Bakar bersubsidi.

“Biarkan mereka turun, nanti kita bandingkan apa yang mereka temukan di SPBU dengan yang sudah kami dapatkan . Kita buka-
bukaan pada hari Rabu minggu depan,” tandas Munir. (rlr)

Komentar

News Feed