oleh

Enam Inovasi Luwu Utara Lolos Seleksi Administrasi KIPP Tingkat Nasional

-LUWURAYA-43 views

LUTRA, RADARLUWURAYA – Enam inovasi Kabupaten Luwu Utara dinyatakan lolos seleksi administrasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional Kementerian PAN-RB melalui Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Tahun 2021. Enam inovasi itu adalah Rompi KPK atau Kelas Pencegahan Korupsi (Dinas Pendidikan), Peta Baper atau Pemetaan Berbasis Partisipatif (Bappeda), Antenatal Care Hipnoterapi atau ANC Hipnoterapi (Dinas Kesehatan), Dompet Bumil atau Donor Darah Penyelamat Ibu Hamil (Dinas Kesehatan), Getar Dilan atau Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan (Dinas Ketahanan Pangan), serta Kebun Si Pintar atau Siswa Peduli Lingkungan Sekitar (Dinas Pendidikan).

Lima inovasi, masing-masing Rompi KPK, Peta Baper, Dompet Bumil, Getar Dilan, dan Kebun Si Pintar masuk dalam kategori Kelompok Umum. Sementara satu inovasi lainnya, ANC Hipnoterapi, masuk kategori Kelompok Khusus. ANC Hipnoterapi sendiri pernah masuk TOP 99 dan TOP 40 sebagai salah satu inovasi terbaik di Indonesia pada 2018 lalu. Dan tahun ini mendapat kehormatan untuk kembali ikut berkompetisi bersama inovasi terbaik lainnya di Indonesia. Kepastian lolosnya enam inovasi ini tertuang pada Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2021 Nomor: B/88/PP.00.05/2021.

Pengumuman tersebut bisa dilihat pada laman SINOVIK atau bisa juga melalui tautan https://sinovik.menpan.go.id/index.php/page/pengumuman_seleksi_administrasi. Hasil seleksi administrasi ini dilakukan oleh Tim Sekretariat KIPP 2021 pada tanggal 17-19 Mei 2021. Total ada 3.178 proposal yang terdaftar melalui Sinovik. Dari 3.178 yang terdaftar, 1.866 proposal inovasi yang berhasil di-submit (diajukan) ke Kementerian PAN-RB. Dari 1.866 proposal yang diajukan ke Kementerian PAN-RB untuk masuk ke tahap seleksi administrasi, ada 1.619 proposal inovasi berhasil lolos seleksi administrasi. Enam di antaranya proposal inovasi dari Kabupaten Luwu Utara. Rincian dari 1.619 proposal inovasi ini adalah 1.468 proposal inovasi kategori Kelompok Umum, 49 Kelompok Replikasi, dan 120 Kelompok Khusus.

1.619 proposal inovasi yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan diseleksi masuk ke dalam tahapan Penilaian Proposal yang akan dilakukan Tim Evaluasi KIPP. Jadwalnya akan disampaikan dalam waktu dekat oleh Tim Sekretariat KIPP. Sekadar diketahui, 6 inovasi Luwu Utara yang lolos seleksi administrasi adalah inovasi yang memiliki keunikan tersendiri. Rompi KPK misalnya yang mendapat apresiasi dari Komisioner KPK. Inovasi ini adalah inovasi yang menitikberatkan pada pembangunan karakter anak usia dini. Pun dengan inovasi Kebun Si Pintar, yang juga fokus pada penanaman nilai-nilai kepedulian siswa SD terhadap warga miskin. Bahkan inovasi ini mendapat apresiasi dari Ketua DPD-RI La Nyalla Mattalitti.

Setali tiga uang Peta Baper. Inovasi ini mendapat apresiasi Kemendagri sebagai satu-satunya inovasi menggunakan dana desa untuk pembuatan peta tematik desa. Selanjutnya Getar Dilan. Inovasi ini adalah inovasi non bujeting. Meski tidak meggunakan dana pemerintah, tapi dampak yang ditimbulkan begitu besar karena dinilai mampu mengatasi persoalan ekonomi di kalangan warga kurang mampu. Inovasi lainnya, Dompet Bumil. Inovasi ini adalah “alumnus” TOP 30 KIPP Tingkat Provinsi yang bisa menekan angka kematian ibu hamil menggunakan donor darah sebagai tools-nya. Yang terakhir, ANC Hipnoterapi. Inovasi ini tak perlu lagi dijelaskan panjang lebar, karena inovasi ini adalah salah satu inovasi terbaik di Indonesia. Pernah masuk TOP 99, dan TOP 40. Berkat inovasi ini pula, Pemda Lutra keciprat DID Rp 9 Miliar. (hms)

Komentar

News Feed