oleh

Indah Temui Ibu Hamil di Puskesmas Seko, Ini Pesannya ke Nakes

MASAMBA, RADARLUWURAYA.com – Tak hanya memastikan pelayanan pendidikan, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani juga memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di Puskesmas Kecamatan Seko, Sabtu (12/6).

Di ruang rawat inap puskesmas tersebut, Indah menyempatkan menjenguk Ibu Nerti yang sedang berjuang untuk melahirkan anak pertamanya.

Menurut penjelasan dokter, Ibu Nerti yang berasal dari Desa Marante akan dirujuk hari itu juga dengan menggunakan pesawat ke rumah sakit di kabupaten, karena tak bisa lagi tertangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut. Beruntungnya, Senin (14/6) kemarin, Indah mengonfirmasi Ibu Nerti telah melahirkan dengan selamat.

“Kondisi ibu hamil seperti Ibu Nerti ini harus menjadi perhatian. Kita punya rumah tunggu kelahiran, edukasi ibu hamil agar memanfaatkan fasilitas ini untuk lebih memudahkan memantau kondisinya. Apalagi, di daerah terpencil yang biasanya cukup memakan waktu yang lama menjangkau fasilitas kesehatan,” kata Indah di sela-sela kunjungannya bersama Camat Seko, Akbal Ali saat berbincang dengan tenaga kesehatan.

Bukan tanpa alasan, dari data Dinas Kesehatan Luwu Utara, pada tahun 2020 terdapat 5 kasus kematian ibu dan angka kematian neonatal (0-28 hari) yang mencapai 32 kasus.

“Ini tetap menjadi perhatian kita bagaimana terus menekan angka kematian ibu dan anak, salah satunya terus mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan bagi ibu dan anak. Tim surveilansnya diperkuat, lakukan identifikasi high risk dan sebagainya, beri tanda rumah bagi ibu hamil, untuk hal ini juga bisa bekerjasama dengan pendamping PKH. Saya titip juga pastikan K4-nya, kalau K4-nya aman, itu tentu lebih membantu dokter,” tutur ibu dua anak ini.

Tak kalah penting, Indah juga meminta sosialisasi massif terkait pengetahuan gizi bagi warga.

“Kalau perlu data daerah indikasi stunting, juga saya titip audit maternal karena ini terkait dengan upaya kita mengendalikan stunting. Sosialisasi pengetahuan gizi bagi warga, bisa kerjasama dengan PKK. Sebab banyak orang makan yang penting kenyang, padahal belum tentu sehat dan bergizi. Kesiapan unit layanan ini harus lebih baik dari waktu ke waktu, semua jenis layanan di sini harus terpenuhi, paling tidak untuk tingkat pertama kita selesaikan karena menyangkut layanan dasar,” pinta Indah. (hms)

Komentar

News Feed