oleh

14 Anak Berstatus Napi Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri

RADARLUWURAYA.com – Dari 16 anak bersatus narapidana (Napi) di Lapas Klas IIA Palopo, 14 diantara diusulkan mendapatkan remisi Idul Fitri 1440 H.

Anak-anak yang mendapat remisi ini, telah memenuhi dua syarat yang diwajibkan dari lapas, yakni syarat administratif dan syarat substansi.

Syarat administratif berupa kelengkapan berkas mulai dari ekstra vonis hingga berkas eksekusi jaksa. Sementara syarat substansi berdasarkan hasil pembinaan, apakah anak tersebut layak atau tidak mendapatkan remisi.

Remisi juga diberikan setelah anak berstatus napi ini menjalani masa hukuman selama tiga bulan dari hukumannya, sedangkan untuk napi dewasa telah menjalani masa hukuman selama enam bulan.

Kepala Lapas Klas IIA Palopo, Indra Sofyan mengatakan, untuk Remisi Idul Fitri 1430 H, sebanyak 458 orang narapidana yang diusulkan.

“Yang sudah turun SKnya sebanyak 164 orang, yang lain menyusul,” kata Indra, Rabu (29/5).

Dimana 14 orang diantaranya masih anak-anak. Di Lapas Klas IIA Palopo sendiri, jumlah penghuni lapas mencapai 822 orang.

Napi dewasa yang mendapatkan remisi kebanyakan terjerat kasus narkoba, perkelahian, pencurian dan perlindungan anak. Namun ada juga napi terjerat kasus korupsi yang mendapatkan remisi.

Menurut Sofyan, pemberian remisi untuk napi narkoba dan korupsi, itu
mengacu pada PP 99/2012 tentang Hak Warga Binaan.

PP tersebut mengatur secara limitatif dan lebih ketat syarat pemberian remisi kepada terpidana perkara korupsi dan narkoba.

Adapun syarat-syaratnya antara lain harus bersedia menjadi justice collaborator (pelaku tindak pidana yang bekerja sama), untuk yang berkasus korupsi telah membayar lunas pidana denda dan uang pengganti, serta diberikan rekomendasi tertulis oleh instansi yang menangani perkaranya.

Dua orang kasus korupsi yang bakal menerima remisi Idul Fitri dijatuhi hukuman badan mulai 2 tahun hingga 2 tahun 6 bulan.(Niki)

Komentar