oleh

2 Orang Tewas, Bupati Husler Intruksi Satpol PP Razia Miras

RADARLUWURAYA.com – Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler memberikan atensi sekaligus peringatan atas kematian dua orang warganya usai pesta Minuman Keras (Miras) oplosan yang terjadi di Desa Baruga, kecamatan Malili, Kamis (6/6) kemarin.

Husler meminta masyarakat ikut serta mengawasi adanya peredaran miras yang sudah merenggut korban jiwa ini.

“Ini bukan hanya tugas polisi saja. Tapi tugas semua masyarakat agar mengawasi peredaran miras ataupun arak oplosan yang berbahaya bagi kesehatan,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur, Jumat (7/6).

Untuk itu, Husler langsung menginstruksikan pihak keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur untuk turun langsung melakukan razia miras.

“Ini tidak dapat ditolerir, jangan nanti makan korban baru kita sesali semua. Kedepan jangan ada lagi peristiwa yang terjadi seperti ini di Luwu Timur,” harap Husler.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Timur sejauh ini tidak pernah mengeluarkan izin untuk penjualan miras/minuman beralkohol secara bebas.

Bahkan Kabupaten Luwu Timur telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) soal miras.

Sementara Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar A Malloroang menyebutkan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus ini.

Untuk itu, aparat kepolisian setempat mengamankan seorang penjual Miras, Agus Salim untuk proses pemeriksaan.

“Mereka mengkonsumsi Miras Oplosan, jenis minuman yang dikonsumsi adalah jenis Topi Roja dicampur dengan M 150,” jelasnya.

Dari 7 orang warga yang terlibat pesta miras, dua diantaranya dikabarkan sudah meninggal dunia. 1 orang masih dalam perawatan di Puskesmas Malili. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *