oleh

23 Januari Mahasiswa Bakal Demo, Kabag Ops: Jangan Ganggu Kegiatan Masyarakat

RADARLUWURAYA.com – Kabar kedatangan puluhan mahasiswa dari Makassar sudah diterima pihak Polres Palopo.

Kedatangan mahasiswa asal Makassar ini, informasinya untuk melakukan aksi unjuk rasa pemekaran provinsi Tana Luwu, tepat di puncak kegiata Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-73 dan Hari Jadi Luwu Ke-751 yang digelar tanggal 23 Januari lusa.

Puncak aksi kami nanti tanggal 23 Januari, kami akan aksi di kantor Wali Kota Palopo,” kata Tandiesak Parinding selaku jendlap saat melakukan unjuk rasa di simpang empat lapangan Gaspa, Senin (21/1) siang ini.

Aksi unjuk rasa yang digaungkan siang ini, masih menyampaikan tuntutan yang sama. Mahasiswa meminta presiden Jokowi untuk mencabut moratorium daerah otonomi baru (DOB).

“Termasuk tuntutan pemekaran DOB Luwu Tengah dan pemekaran Provinsi Tana Luwu,” kata Tandi lagi

Terkait hal itu, Kabag Ops Polres Palopo, AKP Sanodding berpesan agar aksi unjuk rasa tersebut tidak menggangu kegiatan masyarakat.

“Boleh menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Sanodding.

“Informasi yang kami terima, katanya ada dua bus mahasiswa yang akan ke Palopo. Tetapi, kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi ke presiden Jokowi yang dikabarkan akan menghadiri acara Hari Jadi Luwu,” tandasnya.(*)

Komentar