oleh

Agus Melas Sebut Laporan Terhadap Husler-Budiman Tak Penuhi Syarat

MALILI, RADARLUWURAYA.COM – Menanggapi laporan kuasa hukum pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Luwu Timur, Ibas-Rio ke Bawaslu agar pasangan Husler-Budiman didiskualifikasi dari Pilkada, tim kuasa hukum Husler-Budiman, Agus Melas menyebutkan laporan tersebut tidak memenuhi syarat karena tidak sesuai dengan Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2020.

Agus mengaku telah mengetahui celah masuknya adalaj persolan mutasi dan melapor menggunakan pasal 2 dan 3 UU Nomor 10.

“Tapi mungkin mereka lupa ada Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 4 ayat 1. Disitu sangat jelas sekali jika mereka baca. Dan saya yakin Bawaslu sangat paham Perbawaslu ini,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jum’at (25/08/2020).

Lanjut dijelaskan Agus, jika mereka menggugat ke Bawaslu terkait Sengketa Pemilihan, seharusnya Bawaslu tidak boleh menindaklanjuti laporan mereka. Sebab Ibas-Rio sebagai bakal calon tidak dirugikan dari keputusan KPU yang menetapkan Husler- Budiman sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Lutim. Kenapa mereka tidak dirugikan karena mereka belum ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati . Ibas -Rio belum menyelesaikan tahapan pemeriksaan kesehatan .

Kemudian, jika gugatan mereka ini dalam bentuk laporan biasa, tetap mereka tidak memiliki legal standing, karena Ibas-Rio belum ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

“Jadi hemat saya gugatan mereka ke Bawaslu itu tidak memenuhi syarat,” tandas Agus .

Dengan demikian Keputusan KPU menetapkan Husler-Budiman sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Luwu Timur pada 23 September 2020 itu tidak ada hubungannya dengan Ibas-Rio. Dan kalau mau dicari dimana mereka dirugikan pun tidak ada. Karena Ibas-Rio sampai hari ini belum menjadi pasangan peserta Pilkada yang resmi. Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur yang bisa mengikuti Pilkada ini baru satu pasang, yaitu Husler – Budiman.

Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur , Rachman Atjha, membenarkan sudah masuk laporan dari kuasa hukum Ibas -Rio.

“Iya siang tadi laporannya masuk ke Bawaslu,” Ujar Rachman.

Terkait tindak lanjutnya Rachman Atjha belum bisa berkomentar banyak, karena saat dihubungi sedang mengikuti rapat.

Kamal Rasyid, Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Timur saat dikonfrimasi terkait mutasi tersebut mengatakan, jika dipanggil Bawaslu untuk memberikan klarifikasi, dirinya siap datang untuk memberikan penjelasan.

“Insa Allah saya siap datang untuk memberikan penjelasan. Itu jika dipanggil Bawaslu,” tandas Kamal.

Saat ditanya apakah ada dasar hukumnya mutasi tersebut, Kamal menjawab itu rahasia, ” Tidak elok saya beberkan dulu, lebih baik di Bawaslu saya sampaikan detailnya,” ungkap Kamal .

Untuk diketahui , gugatan meminta Paslon Husler – Budiman ini didiskualifikasi dilakukan oleh kuasa Hukum Ibas – Rio , yaitu Anwar Ilyas .

Sementara ini, pasangan Ibas – Rio tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di Makassar.

“Hari ini Bapaslon Ibas – Rio sudah menjalani tes psikologi, itu sudah selesai. Kemudian sosialisasi pemeriksaan kesehatan juga selesai, malam ini pemeriksaan urine untuk tes Narkoba . Besok mereka menjalani tes jasmani, setelah itu selesai, nfo dari dokter mudah-mudahan besok bisa di terima hasil kesehatan,” kata Muhammad Abu Komisioner KPU Lutim.

Jika tes kesehatan ini tidak mengalami kendala, maka KPU baru akan menetapkan keduanya sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur pada 5 Oktober 2020, dan 6 Oktober 2020 Penetapan Nomor Urut . (har)

Komentar