oleh

Aliansi Gempa Palopo Warning KPK Tuntaskan Kasus Korupsi

RADARLUWURAYA.com – Aliansi Gempa, yang dimotori oleh Aswan Musa, mulai aktif menebar spanduk bernada penolakan terhadap korupsi.

Seperti yang terlihat saat ini sejumlah spanduk terpasang sejak malam tadi sekitar pukul 22:30, Minggu (25/11/18).

Penyebaran spanduk itu dilakukan jelang peringatan Hari Anti Korupsi 9 Desember mendatang. Aliansi Gempa yang dipimpin oleh aktivis STIE Muhammadiyah Palopo ini, membawa isu penegakan supremasi hukum. Sebelumnya, aksi demonstrasi sudah dilakukan Gempa pada peringatan Sumpah Pemuda baru-baru ini.

Aswan Musa kepada Wartawan menyebutkan, pihaknya menilai Polda Sulsel dan Kejaksaan Negeri Palopo sangat lamban dan tidak transparan dalam menangani kasus korupsi di Kota Palopo.

“Kami menilai Polda Sulsel dan Kejaksaan Negeri Palopo sangat lamban dan tidak transparan dalam proses kasus Korupsi yang telah ditangani. Upaya ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap Koruptor, KPK jangan tinggal diam,” tandasnya.

Aksi peringatan Hari Anti Korupsi dilaksanakan setiap tahunnya dengan aksi demonstrasi. Tahun 2017 lalu, aksi yang sama dipimpin Ibriansyah Irawan yang saat ini menjabat sebagai ketua umum HmI MPO Cabang Palopo.

Ibriansyah Irawan menyebutkan, aksi di tahun 2018 adalah bentuk interupsi kepada pihak Yudikatif yang kinerjanya masih diragukan dalan penuntasan kasus korupsi.

“Ini adalah bentuk interupsi kepada pihak Yudikatif terhadap kinerjanya selama ini yang masih cenderung lamban dalam menuntaskan Kasus Korupsi. Juga kami meminta kepada KPK sebagai lembaga terpercaya untuk membantu menuntaskan kasus korupsi yang ada di Kota Palopo,” ujar Rian. (rian)

Komentar