oleh

Andi Ichi Tinjau Langsung Kantor Baru BPOM Palopo

RADARLUWURAYA.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi beroperasi di Kota Palopo. Sembari kantor sementara yang bertempat di Kelurahan pontap sedang dalam pembenahan, pihak Loka BPOM Area Palopo juga mulai bekerja melakukan pengawasan.

Mengetahui hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR-RI, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta langsung meninjau Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Palopo di Jalan Yos Sudarso, Kamis (20/9).

BACA JUGA : Parpol Dibekali Sistem Pengelolaan Keuangan

Menurut Legislator yang membidangi persoalan kesehatan dan ketenagakerajaan ini, dengan adanya Loka BPOM di Palopo, masyarakat dapat lebih cerdas dalam mengkonsumsi obat dan makanan.

”Warga sudah dapat berkonsultasi dan melaporkan jika ada penyalahgunaan obat dan makanan. Jadi tidak perlu lagi melakukan pelaporan dan pengecekan produk di Makassar,” jelas Putri Bupati Luwu Timur dua periode, Andi Hatta Marakarma ini.

BACA JUGA : LMND Titip Salam ke Jokowi, Begini Pesannya

Pada kesempatan itu, Andi Ichi-sapaan akrabnya- juga banyak mengorek informasi tentang kondisi Loka BPOM Palopo. Ia berharap, sarana dan prasarana yang bisa menunjang kerja-kerja loka BPOM Palopo segera dilengkapi.

”Semoga segera lengkap semuanya, dan Loka BPOM Palopo bisa bekerja maksimal melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan di Kota palopo,” kata Anggota Fraksi Golkar ini.

BACA JUGA : Sekot Harap Kontingen Harumkan Nama Palopo di Porda

Sementara itu, Kepala Plh Loka POM Palopo, Martini Latif mengaku senang dengan kunjungan Legislator yang dikenal rajin pulang kampung itu. Menurutnya, Loka BPOM merupakan hasil dari tindaklanjut dari keputusan BPOM Makassar yang menempatkan Loka BPOM di Kota Palopo untuk mengcover
7 Kabupaten Kota di Sulsel.

“Baru Bulan September 2019 ini beroperasi. Wilayah kami ada 7 Kabupaten/Kota. Diantaranya Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja, Toraja Utara, dan Enrekang,” jelas Martini Latif.

BACA JUGA: Cek Disini Informasi Penerimaan CPNS…

Dia berharap, dengan adanya Loka POM Palopo, peredaran obat dan makanan dapat diawasi sebelum dikonsumsi warga.

“Kami juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan jika menemukan obat dan makanan yang tidak layak konsumsi,” jelasnya. (john)

Komentar