oleh

APK Terpasang Di Mobil, Sopir Angkot Langsung Copot Didepan Bawaslu Palopo

RADARLUWURAYA.com- Sopir angkutan dalam kota (Angkot) disasar Bawaslu Kota Palopo. Mereka diberikan warning. Itu berupa larangan pemasangan bahan kampanye pada kendaraan umum, Rabu (26/12/2018).

Didatangi petugas Bawaslu, sebagian sopir yang mangkal di Terminal Daengrakko Palopo langsung mencabut sendiri APK yang terpasang di kaca bagian belakang mobil mereka.

Komisioner Bawaslu Kota Palopo Bagian Kordiv Pengawasan dan Sosialiasi, Ahmad Ali, mengatakan selain sosialisi larangan pemasangan bahan kampanye pada kendaran umum, juga dilakukan sosialisasi tolak politik uang atau Money Politc.

Dalam kegiatan ini, lanjut Ahmad Ali, Bawaslu kota Palopo melibatkan Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan sebanyak 75 porsenil.

“Kami juga didampingi oleh Dishub dan Satlantas Kota Palopo,” tambahnya.

Menurutnya, sosialisasi ini dilakukan di empat titik, yakni di jalan poros di depan lapangan Salubulo, Kecamatan Wara Utara, di Terminal Daengrakko Kecamatan Wara, di jalan poros di Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan dan di Kelurahan Patene, Kecamatan Wara Barat.

Dalam kegiatan itu, Bawaslu Kota Palopo membagikan selebaran himbauan kepada pengendara kendaraan umlmum dan mempelkan stiker tolak politik uang pada kendaraan yang lewat.

“Meski masih dalam tahap sosialisasi, sudah banyak pengendara kendaraan umum dengan suka rela melepas sendiri Bahan kampanye yang tertempel pada kendaraannya,” sebutnya.

“Sosialisasi ini diharapkan akan mengurangi bentuk pelanggaran kampanye pada kendaraan umum dan praktik Money Polititc pada Pemilu 2019,” tandas Ali.

Untuk penertiban APK itu sendiri, diakui Ali akan dilakukan sekitar satu atau dua minggu setelah penertiban. (*)

Komentar