oleh

ASN Wajib Ceklok 4 Kali Sehari, DPRD-Pemkot Palopo Sepakat

RADARLUWURAYA.com – Komisi I DPRD Kota Palopo  hearing Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo, Jumat (4/1).

Hearing ini dilakukan lantaran banyaknya keluhan ASN di Kota Palopo karena adanya kebijakan baru terkait empat kali ceklock bagi ASN lingkup Pemkot Palopo. Sebab sebelumnya ASN hanya diwajibkan ceklock dua kali sehari.

Hearing ini dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kota Palopo, Abdul Jawad Nurdin, itu dihadiri Plt Kepala BKPSDM Palopo, Farid Kasim Judas (FKJ), termasuk Kepala BPKAD Palopo, Hamzah Jalante.

Anggota Komisi I DPRD Palopo, Alfri Jamil menegaskan, pihaknya mendukung penuh Pemkot Palopo dalam meningkatkan disiplin pegawai.

Hal senada juga ditegaskan Plt Kepala BKPSDM Palopo, Farid Kasim Judas. Dirinya mengaku, pemberlakuan ceklock empat kali itu untuk meminimalisir ASN yang suka bolos kerja, yang hanya datang ceklock lalu pergi dan tak mengerjakan tugasnya.

“Yang jelas, kami tidak akan mundur, dan akan tetap menerapkan ceklock empat kali,” tegas Farid.

Sementara Kepala BPKAD Palopo, Hamzah Jalante, mengungkapkan, di tahun 2019 Pemkot Palopo menganggarkan TPP sebesar Rp50 miliar.

“Namun dana ini dibayarkan ASN, berdasarkan kehadiran 60 persen, dan kinerja 40 persen. Jika itu terpenuhi semua dalam sebulan, maka setiap ASN dibayar 100 persen.

Sekadar diketahui, dalam kebijakan baru itu, ASN harus apel pagi di pukul 07.30 WITA, dan apel sore pukul 16.00 WITA. Sementara saat istirahat makan dan salat, ASN juga diharuskan untuk ceklock atau absensi elektronik pukul 12.00 WITA dan 13.00 WITA dan 13.30 WITA selesai ishoma.

Jika ini tidak dilakukan ASN, maka akan berdampak pada pengurangan TPP. Penilaian TPP itu berdasarkan dari kedisiplinan 60 persen, dan kinerja 40 persen. (Ale)

Komentar