oleh

Bahas Lahan Kantor, BPOM Sulsel Temui Pemkot Palopo

RADARLUWURAYA – Dalam rangka pembangunan Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Loka Kota Palopo, BPOM Provinsi Sulawesi Selatan berkunjung ke Kota Palopo menemui Pemerintah Kota.

Kunjungan itu guna berkoordinasi terkait lahan yang akan digunakan membangun kantor Loka BPOM dia Kota Idaman. Itu merupakan tindak lanjut dari peraturan Kepala BPOM Republik Indonesia No. 12 Tahun 2018, tentang Operasional dan tata kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta terbentuknya Loka POM di Kota Palopo.

“Jadi kedepan BPOM juga ada di kota Palopo, tidak hanya di Makassar. Dan semua pemerintah daerah diwilayah ini tidak perlu jauh lagi ke Makassar hanya untuk mempertanyakan kehalalan makanan dan minuman, dimana BPOM palopo nantinya, akan dilengkapi laboratorium juga,” ungkap kepala BPOM Sulsel, Abdul Rahim yang memimpin langsung rombongan tersebut.

Kunjungan BPOM Sulsel diterima langsung Asisten Pemerintahan (Asisten I) Setda Kota Palopo, H. Burhan Nurdin di ruang kerja Walikota Palopo, Rabu, 14 Nopember 2018.

Keberadaan BPOM di Kota Palopo nantinya, akan mengcover 7 wilayah kerja yakni 4 Kabupaten Kota di Luwu Raya, Toraja Dan Toraja Utara serta Kabupaten Enrekang.

Asisten Pemerintahan, H. Burhan Nurdin, pada kesempatan itu mengatakan, pemkot Palopo menyambut baik rencana pembangunan Kantor BPOM di Kota Palopo. Sebab hal l itu meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Palopo.

“Kami (Pemkot) akan terus berkoordinasi BPOM, karena
dengan ini, tentunya akan menambah perekonomian masyarakat, terlebih keberadaan POM ini mengcover 7 wilayah di Luwu Raya dan sekitarnya,” ungkap H. Burhan Nurdin.

“Keberadaan BPOM dipalopo, tentunya juga akan menambah ‘grade’ kota Palopo,” lanjut Burhan Nurdin.

Pada kunjungan itu, kepala BPOM Sulsel didampingi Nurtati, Kepala POM Palopo, yang saat ini berkantor sementara di Jalan Datuk Sulaiman Kota Palopo. (john)

Komentar