oleh

Bawaslu dan KPU Luwu Timur Senada Soal APK

MALILI, RADARLUWURAYA.COM – Banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang bertebaran sepanjang jalan dan di fasilitas umum hingga saat ini belum bisa ditertibkan Bawaslu Luwu Timur. Itu dikarenakan Alat Peraga Kampanye yang terpasang bukan di cetak oleh KPU melainkan masing-masing kandidat calon bupati.

Hal itu ditegaskan Rachman Atja Ketua Bawaslu dalam pertemuan Sosialisasi PKPU No 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan wakil Bupati serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam, di Aula Hotel Golden House, Kamis (13/08/2020) .

Bawaslu juga meminta semua pihak ikut menyejukkan situasi yang mulai memanas. Dimana masyarakat sudah terpolarisasi berdasarkan arah dukungan.

“Pilkada ini harus sejuk dan damai. Tugas kita semua untuk mendinginkan suasana,” ujar Rachman Atja.

Senada dengan Bawaslu, Ketua KPU Luwu Timur, Zainal menerangkan APK jenis Baliho ada tiga per pasangan calon yang akan dicetak KPU untuk tingkat kabupaten. Kemudian 10 umbul-umbul, perkecamatan. Kalau kita kalkulasi se Luwu Timur maka 110 umbul-umbul yang dicetak KPU.

Selanjutnya satu spanduk Perdesa perpasangan calon. Jadi sebanyak 127 spanduk yang dicetak di kali dua pasangan calon.

“Inilah yang KPU cetak,” Ujar Zainal

Selanjutnya APK ini bisa dicetak oleh masing -masing calon sebanyak 200 Persen dari jumlah APK yang dicetak KPU. Dan sekarang bahan ini belum ada atau belum dicetak KPU. ” Bagi kami APK yang bertebaran saat ini bukan APK KPU tapi APK yang dicetak orang tertentu untuk memperkenalkan calonnya.

Nanti ketika sudah ada penetapan calon maka itu kita anggap melanggar dan perlu ditertibkan.

Selain itu, Zainal juga meminta semua pihak untuk membantu penyelenggara menyosialisasikan penerapan protocol kesehatan. Sebab saat ini warga sudah menganggap biasa-biasa saja wabah virus corona ini. Sementara pelaksanaan Pilkada kali ini sangat ketat penerapan protocol kesehatannya.

Acara ini dihadiri oleh asisten I Pemkab Lutim, Waka Polres Lutim, Pabung, Hakim PN Malili, dan sejumlah wartawan. (Har)

Komentar