oleh

Bawaslu Luwu Utara Warning Peserta Pemilu dan Masyarakat Luwu Utara

RADARLUWURAYA.com- Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Luwu Utara ingatkan Peserta pemilu dan masyarakat umum untuk tidak melakukan tindakan yang dapat dimaknai kampanye sebelum masuk tahapan kampanye.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin saat ditemui diruang kerjanya, Senin (26/8/18).

Menurutnya, jika peserta pemilu atau masyarakat melakukan kegiatan yang dimaknai dan diduga melakukan kampanye diluar jadwal maka akan diundang untuk memberikan klarifikasi.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, pasal 492 tentang kampanye diluar jadwal, peserta pemilu dan masyarakat yang melakukan kampanye diluar jadwal akan dikenakan sanksi pidana 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 12 juta rupiah,”kata Muhajirin, Ketua Bawaslu Luwu Utara.

Ia juga menyebutkan bahwa Bawaslu Luwu Utara sudah melakukan tahapan dengan memberikan himbauan dan kordinasi dengan semua stakeholder tentang Tahapan Pemilu

“Sekarang ini kita sudah masuk tahapan klarifikasi jika ada peserta pemilu atau masyarakat yang melakukan tindakan yang dapat dimaknai kampanye diluar jadwal kampanye,maka akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi,”jelasnya.

Untuk diketahui, tahapan kampanye baru dimulai pada tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019. (Aksan)

Komentar