oleh

Begini Tips Cegah Dini Kerusakan Saraf

RADARLUWURAYA.com – Tubuh memiliki setidaknya 10 ribu saraf yang saling berkaitan dan berfungsi mengirim sinyal pada otak dan saraf tulang belakang.

Dalam kondisi sehat, setiap gerakan yang anda buat, rasa sakit yang anda rasakan akan terdeteksi secara alami. Namun ketika rusak, ceritanya tidak akan sama lagi.

Kabar baiknya adalah, kata nurolog Isha Gupta dari IGEA Brain and Spine New York, kerusakan saraf terjadi dalam waktu yang relatif lamban, itu artinya, anda dapat mencegahnya ditahap-tahap awal.

Berikut ciri-ciri kerusakan saraf yang perlu anda sadari seperti disebutkan Prevention.com:

1. Anda mati rasa, menggelenyar atau merasakan sensasi terbakar. Sensasi ini dapat terjadi dibagian tangan atau kaki. Hal ini biasanya terjadi di saat kita tertidur dan umumnya normal. Namun jika terus terjadi maka segera temui dokter.

2. Sulit menggerakan anggota tubuh. Ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada saraf motorik, biasanya juga diikuti dengan kelelahan atau bahkan kelumpuhan, kata Nurolog dari Houson Methodist R. Glenn Smith. Jika hal ini terjadi, segera periksakan diri anda, jika ternyata itu adalah serangan stroke, maka jangan buang waktu anda.

3. Rasa sakit pada bagian punggung bawah hingga ke kaki. Ini adalah ciri dari terganggunya saraf sciatic yang terkompresi.

4. Anda sering tersandung atau terjatuh. Jika saraf yang bertanggujawab atas merasakan sensasi rusak dalam jumlah yang banyak, maka akan mempengaruhi koordinasi tubuh, ini dapat menyebabkan anda mudah tersandung atau terjatuh. Ini juga bisa menjadi pertanda dari ciri-ciri Parkinson.

5. Anda sering ke kamar mandi. Saraf yang rusak dapat memberi sinyal yang salah kepada kandung kemih, membuat anda merasa selalu ingin buang air kecil dan terkadang sulit tertahankan. Ini juga dapat disebabkan oleh diabetes.

6. Kepala anda terasa seperti tersengat listrik. Kondisi ini disebut dengan occipital neuralgia, sebuah kondisi yang terjadi ketikan saraf pada leher terjepit.

7. Anda terlalu banyak berkeringat atau terlalu sedikit. Ini bisa menjadi tanda dari ada yang salah dengan saraf yang bertanggungjawab atas kelenjar keringat.

8. Anda tidak menyadari adanya bahaya. Fungsi dari sensor saraf adalah menginformasikan adanya bahaya dan menyadari akibat dari bahaya tersebut.
Jika anda terluka akibat tidak menyadari bahaya dari benda yang tajam, panas atau sejenisnya, segera temui dokter anda. (IK/tiara)

Komentar