oleh

Bekerja Ilegal di Toraja Utara, WNA Asal Malaysia Ini Diusir Pihak Imigrasi Palopo

RADARLUWURAYA.com – Imigrasi Kelas III Palopo kembali mengusir warga negara asing (WNA). Kali ini, giliran pria berkewarganegaraan Malaysia bernama Chea Man Hock. Pasalnya, lelaki berusia 32 tahun tersebut bekerja di Toraja Utara dengan cara ilegal.

Di dalam visanya, tujuan kedatangnya ke Indonesia untuk kunjungan wisata. Namun kenyataanya, dia malah menikah dibawah tangan dengan warga di Toraja.

Tidak sampai disitu, lelaki berkacamata ini bahkan jadi chef di rumah makan istrinya itu.

Menurut Kepala Imigrasi Kelas III Palopo Samuel Toba melalui Kepala Sub Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Kasubsi Insarkom Wasdakin) Yusran N Annas, mengatakan, Chea Man Hock mengunjungi kantor Imigrasi Kelas III Palopo untuk memperpanjang visa kunjungannya.

Chea ditemani teman wanitanya inisial Mr yang diakui sebagi istri. Saat dilakukan wawancara, Mr datang sebagai penjamin dari Chea, wanita ini mengaku sudah menikah dibawah tangan dengan Chea.

“Sebenarnya belum bisa dikatakan suami-istri karena bukti surat tidak ada, baik dari gereja maupun catatan sipil,” kata Yusran, Rabu (12/9/2018).

Di Toraja Utara, Mr merupakan bos disalah satu rumah makan. Dan Chea Man Hock bekerja sebagai chef di rumah makan tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, WNA asal Malaysia ini tertangkap basah sedang bekerja di rumah makan “Bak Kut Teh” di Toraja Utara sebagai Chef.

“Pelanggarannya, Chea menggunakan visa kunjungan untuk bekerja di Indonesia,” terangnya.

Akhirnya, pihak Imigrasi Palopo mengambil sikap. Chea Man Hock, WNA asal Malasyia di deportasi kembali ke negaranya.

Pemulangan Chea dikawal langsung oleh tim Imigrasi Klas III kota Palopo melalui Bandara Sultan Hasanudin Makasar langsung ke Negara Malaysia.(tiara)

Komentar