oleh

Bentuk FORMAT Luteng, Mahasiswa Desak Cabut Moratorium DOB

RADARLUWURAYA – Ikatan Mahasiwa Walenrang Lamasi (Imwal) menggelar rapat konsolidasi persiapan aksi untuk memperingati Tragedi Walmas Berdarah 11-12 November 2013 silam.

Rapat konsolidasi yang digagas Imwal, melibatkan sejumlah Mahasiswa dari berbagai lembaga kemahasiswaan yang ada di Kota Palopo. Jumat (9/10/18), malam, di Sekretariat Imwal, Jalan Sungai Rongkong, Kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

BACA JUGA : Peringati Tragedi Walmas Berdarah, Imwal Tolak Luteng Jadi Jualan Politik

Ketua Umum Imwal, Iswandi menyebutkan dalam konsolidasi tersebut para aktivis mahasiswa dan pemuda bersepakat membentuk Aliansi Forum Mahasiswa dan Masyarakat (Format) Luwu Tengah.
Aliansi ini mengagendakan aksi peringatan tragedi walmas berdarah yang akan dilaksanakan pada 11-12 November 2018, di Kota Palopo dan Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

”Kami setiap tahun melakukan aksi solidaritas peringatan perjuangan pemekaran Luwu Tengah yang telah menelan korban jiwa,” ucapnya kepada radarluwuraya.com, Sabtu (10/11/12).

BACA JUGA : Wujudkan Lutim Tangguh Bencana, BPBD Lakukan Ini

Menurutnya, tragedi walmas berdarah yang menelan 1 korban jiwa dan puluhan mahasiswa dan masyarakat mengakami luka berat dan ringan itu, terus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menyuarakan pembentukan Luwu Tengah.

”Puncak aksi akan digelar di Walenrang bersama mahasiswa dari berbagai kampus dan masyarakat Walmas yang tergabung dalam aliansi Format Luteng,” tambahnya.

Sekedar diketahui, perjuangan luwu tengah mulai tahun 2005. Masyarakat Walmas dan pemerintah daerah telah membentuk Forum Pembentukan Luwu Tengah (Fopkalt). Dalam prosesnya, 24 Oktober 2013 silam DPR RI melakukan rapat paripurna dan menyepakati pembentukan DOB sebanyak 65 daerah.

BACA JUGA : Siap-Siap, Ini Jadwal Pemadaman Listrik Besok

Hanya saja Luwu Tengah tak termasuk didalamnya. Hal ini memicu masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi pada 5-12 November 2013, yang dikenal dengan Tragedi Walmas Berdarah. Hingga kini Presiden Jokowi belum mencabut moratorium pemekaran daerah di seluruh Indonesia.

”Makanya dalam aksi ini, kami menuntut presiden Joko Widodo mencabut moratorium pembentukan DOB Baru, dan segera melakukan percepatan pemekaran DOB. Kami juga mendesak kepada para elit agar tidak menjadikan pemekaran luteng hanya sekedar jualan politik di setiap momentum Politik,” tegasnya. (john)

Komentar