oleh

Bikin Haru, Jamaah Indonesia Digendong Tiga Syekh Asal Suriah Sejauh 2 Km

RADARLUWURAYA.com – Perjalanan ke Jamarat untuk melempar jumrah cukup jauh. Jamaah mesti menempuh jarak lebih dari 4 kilometer untuk pergi pulang dari Mina-Jamarat.

Hal itu mengakibatkan sejumlah jamaah kelelahan, terutama mereka yang lanjut usia. Di kondisi itulah, jamaah Indonesia stamina dan fisiknya tidak prima berjatuhan. Seperti yang dikutip dari Okezone.com, Imam yang tergabung dalam Kloter SUB 59 itu sempat berjalan tertatih-tatih lantaran kakinya lecet. Dengan kondisi itu, perjalanannya menjadi lambat.

Melihat kondisi Imam di terowongan terakhir menuju Mina, tiga jamaah haji asal Suriah berempati untuk segera membantu. Awalnya, Imam menolak digendong, tapi karena kondisinya tidak memungkinkan, tiga pria Suriah pun memaksa naik ke pundaknya.

“Enggak mau, tapi dipaksa,” ujar Imam di Maktab 37 Mina.

Imam dipanggul hingga pintu keluar terowongan Mina. Dia kemudian mendapat perawatan ringan Tim Gerak Cepat (TGC). Kakinya yang lecet telah terobati. Saat ditemui, Imam juga tampak beristirahat santai sembari berbincang dengan kawan-kawannya.

“Memang kakinya sakit ini,” ujar kawannya.

Meski kakinya lecet, Imam tak ingin tertinggal prosesi melempar jumrah. Dia ingin melengkapi prosesi melempar Ula, Wustha, Aqabah, pada dua hari selanjutnya. (Inikata/tiara)

Komentar