oleh

Buntut Ancaman Oknum Satpol PP Sinjai Terhadap Wartawan, Jurnalis Gelar Demo

RADARLUWURAYA.com – Sejumlah massa menamakan dirinya Aliansi Peduli Jurnalis menggelar aksi solidaritas di Kantor Bupati Sinjai, Senin (25/2).

Aksi ini terkait adanya oknum Satpol PP Kabupaten Sinjai yang melakukan ancaman terhadap salah satu Wartawan diwilayah setempat bernama Syamsul Bahri.

Ancaman yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Sinjai yang dialamatkan oleh wartawan yang kondang disapa Sambah, berawal saat usai persidangan kasus pencabulan.

Kasus pencabulan itu diketahui melibatkan anak laki-laki oknum Satpol PP Sinjai bernama Jauharis terhadap anak gadis Wartawan tersebut.

Ketua KNPI Sinjai Utara, Rola Suryanama, dihadapan Bupati Sinjai menyebutkan, dalam kasus ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai dinilai keliru, karena menganggap masalah ini adalah masalah pribadi.

“Bupati tidak mengetahui apa yang menjadi esensi dari kasus ini, seperti kasus pelecehan, kekerasan pada anak, perkawinan usia dini tidak akan marak terjadi ketika pemerintah benar-benar mengambil langkah sosialisasi yang baik di masyarakat,” jelasnya.

Bahkan dirinya menyinggung keberadaan kampung KB yang dicanangkan Bupati Sinjai. Dirinya menilai program itu tak memiliki manfaat signifikan yang ketika telah diresmikan hanya menjadi program yang tidak berjalan.

Sebelumnya, salah satu Wartawan yang diancam (Sambah-red), mengaku, ketika sidang pencabulan digelar dipengadilan Negeri Sinjai dirinya hadir karena diketahui korban pencabulan adalah anaknya.

Karena khilaf setelah sidang, Sambah refleks memukul dahi pelaku pencabulan Jauharis sehingga menyebabkan benjolan kecil didahi terdakwa.

“Saya khilaf saat suasana sidang karena merasa iba melihat anak saya yang dicabuli oleh pelaku yakni Jauhari, tiba-tiba dadaku sesak dan saat itu saya khilaf sehingga refleks saya jitak kepalanya karena munculnya rasa kasihan membayangkan kejadian yang dialami anak saya, ” pungkasnya. (Din)

Komentar