oleh

Demo di Kajati, Germaks Desak Copot Kajari Palopo

RADARLUWURAYA.com- Aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kembali terjadi, Senin (22/10/2018). Kali ini aksi datang dari aktivis anti korupsi GERMAKS (Gerakan Masyarakat Anti Korupsi).

Kedatangan aktivis ini melaporkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo Adiyanto yang mereka duga telah melakukan praktik praktik yang merusak citra institusi Adhyaksa dan aparat lenegakan hukum lainnya di Palopo.

Pasalnya, menurut Ketua GERMAKS, Rais Rahman, Kajari Palopo Adiyanto terindikasi dan secara sah telah melakukan praktik praktik pemerasan terhadap sejumlah aparat dalam lingkup Pemkot Palopo.

Menurut Rais GERMAKS menerima banyak laporan dan aduan masyarakat Kajari Palopo telah, Mengintervensi proses lelang tender proyek di Pemkot Palopo, selain itu Meminta jatah proyek pembangunan rujab kajari yang mewah dengan nilai anggaran milyaran rupiah.

“Pemerasan terhadap sejumlah oknum pejabat dengan nilai ratusan hingga milyaran rupiah dan Mewajibkan membayar Fee TP4D 1 persen dari nilai peroyek di pemkot palopo,” beber Rais dalam orasinya.

Atas dasar ini dari GERMAKS memiliki Tuntutan dalam aksi tersebut, meminta kepada Kejaksaan tinggi sulsel diminta menertibkan kajari Palopo.

“Kejakgung diminta untuk mencopot Kajari Palopo. Ulah Kajari Palopo mencoreng institusi Adhyaksa dan lembaga APH lainnya di Sulsel dan di Indonesia secara umum,” bebernya.

Aksi ini berjalan damai karena dikawal aparat kepolisian. Aksi ini menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di bilangan Jl Urip Sumohardjo Makassar.(*)

Komentar