oleh

Di Lutim, Kades Dapat Randis, Pelajar Putus Sekolah Tak Mampu Beli Seragam

RADARLUWURAYA.com- Pengadaan Kendaraan Dinas (Randis) yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur mendapat reaksi dari LSM Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (LIRA) Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (5/12/2018)

Menurut Gubernur LIRA Sulsel Ryan Latief, pantaskah Kades mendapatkan Randis sementara masih banyak bingar bingar masyarakat di Luwu Timur yang miskin. Ryan mencontohkan, kemiskinan di Desa Balambano.

Di sana seorang petani yang hidup dengan dinding papan dan beralaskan tanah. Kemudian di Desa Puncak Indah, ada warga yang tak mampu melanjutkan sekolah karena orang tuanya tidak mampu membeli perlengkapan sekolah.

“Sungguh tidak wajar ketika pemerintah ingin membagi-bagikan kendaraan dinas tersebut. Perlu segera diaudit semakin banyaknyan laporan dan keluhan masyarakat saat ini di Luwu Timur. Perlu pengawasan super ketat terhadap anggaran Pemerintah Luwu Timur,” tegas Ryan, yang juga putera asli Luwu Timur itu.

Dengan begitu Ryan berpesan kepada Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam agar memperhatikan soal regulasi yang diterapkan Pemda Luwu Timur.

“Tiap Kepala Desa di Luwu Timur dapat mobil dinas jenis Hilux dan Avanza. Itu layak dengan potensi alamnya, tetapi sangat tidak layak jika masih banyak ditemui warga Luwu Timur dalam kondisi miskin, anak-anak tiidak bisa bersekolah dan membeli seragam sekolah,” tutup Ryan. (IK) 

Komentar