oleh

Diduga Korupsi Dana Desa, Hasri Ditahan Penyidik Tipikor Polres Luwu Timur

RADARLUWURAYA.com – Gelar perkara kasus dugaan korupsi Dana Desa untuk Desa Nuha dilakukan penyidik Polres Luwu Timur, Sabtu (16/3), siang tadi.

Dari gelar perkara yang dilakukan di ruang Aula Polres Luwu Timur telah ditetapkan Kepala Desa Nuha, Hasri sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang mengatakan, Kepala Desa Nuha, Hasri telah ditahan selama 20 hari ke depan.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa, Kades Nuha ditahan selama 20 hari ke depan,” kata Akbar Andi Malloroang.

 

BACA: 

Kabur Saat Akan Diamankan, Pelaku Curat di Lamasi di ‘Dor’ Polisi

 

Penyidik, lanjut perwira dua balok ini, juga menyita dokumen berupa SK Kades, dokumen APBDes tahun 2018, laporan realisasi, nota-nota pembelian material dan uang sejumlah Rp28.860.000.

“Penyidik juga menemukan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp23 juta dan uang yang tersimpan di rekening pribadi tersangka sebanyak Rp35 juta yang diduga sebagai keuntungan dari proyek yang dikerjakannya,” ungkapnya.

Atas perbuatanya, tersangka dikenakan pasal 12 huruf I sub pasal 8 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tidak pidana korupsi.

 

BACA: Lagi,

Warga Luwu Ditemukan Meninggal Gantung Diri

 

“Kami terapkan pasal 12 huruf I, yang unsurya PNS atau penyelengara negara turut serta baik langsung maupun tidak langsung melakukan pemborongan, Pengadaan dengan menggunakan Dana desa Tahun 2018,” tuturnya.

Diketahui, Gelar perkara kasus dugaan korupsi Dana Desa untuk Desa Nuha dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Luwu Timur, Ipda Djemi Ramos. (ani)

Komentar