oleh

Diduga Tidak Teliti, Bawaslu Rekomendasikan PSU di 6 TPS

RADARLUWURAYA.com, Palopo – Petugas Kelompok Kenyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yang bertugas di enam TPS di tiga kecamatan di Kota Palopo disebut tak teliti oleh Bawaslu Kota Palopo.

Betapa tidak, meski sudah jelas dalam aturan perundangan-undangan, namun sejumlah oknum petugas KPPS di Kota Palopo masih saja melanggar.

“Bawaslu menemukan indikasi adanya ketidak cermatan, ketidak telitian KPPS dalam menjalankan tugasnya,” kata Ketua Bawaslu Kota Palopp, Dr Asbudi, Sabtu (20/04).

“Sehingga Bawaslu mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukannya pemungutan suara ulang di enam TPS dari enam kelurahan, di tiga kecamatan yang ada di Kota Palopo,” lanjutnya.

Menurut Asbudi, Di Kecamatan Wara ada tiga TPS yakni di TPS 7 dan TPS 8 Boting dan TPS 12 Lagaligo.

Sementara di Kecamatan Wara Timur ada dua TPS bermasalah, yakni di TPS 7 Surutanga dan TPS 3 Malatunrung. Selanjutnya di Kecamatan Wara Barat yakni TPS 4 Tomarundung.

Di TPS-TPS tersebut, Panwascam menemukan adanya indikasi, dimana ada beberapa orang yang namanya tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), juga tidak terdaptar dal Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) juga tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Namun diberikan surat suara oleh KPPS untuk melakukan pencoblosan,” beber Asbudi.

Asbudi mengatakan, rekomendasi pemungutan suara ulang sudah diberikan kepada KPU Kota Palopo, dimana pelaksanaanya dilakukan setelah 10 hari setelah pencoblosan.

“Apakah akan ditindaklanjuti oleh KPU atau tidak, itu kewenangan KPU,” tandasnya. (Niki)

Komentar