oleh

Digampar Gegara Handphone, Wanita Ini Jebloskan Pacarnya Ke Tahanan

RADARLUWURAYA.com – Apes dialami oleh FB, remaja berusia 17 tahun ini harus merasakan dinginnya tembok jeruji besi Polsek Wara Utara setelah diadukan oleh kekasihnya sendiri.

Sebut saja Marar (samaran, red), perempuan berusia 19 tahun ini mengadukan kekasihnya tersebut karena tidak terima mendapat perlakuan kasar.

Wajahnya merah setelah ditampar pada 16 April 2019 sekitar pukul 17.00 WITA di rumah salah satu warga di To Bulung, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Setelah dilaporkan dengan kasus penganiayaan, pelaku inisal FB ditangkap pada (24/4) di depan lorong Lembaga.

Kapolsek Wara Utara, ITPU Idris yang dikonfirmasi, Senin (29/4) membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, bahwa motif kasus penganiyaan itu hanya masalah sepeleh yaknu handphone.

“Pelaku meminta handphonenya dikembalikan, namun korban beralasan handphone itu sudah hilang, makanya pelaku minta digantikan uang senilai Rp300 ribu namun korban juga belum memberikan,” kata Idris.

Idris mengatakan, pelaku dan korban adalah pasangan kekasih. Hanya saja, hubungan mereka menjadi renggang setelah korban bekerja di salah satu toko di Belopa.

“Nah, karena hubungan mereka sudah renggang, pelaku meminta kembali handphone yang diberikannya” ucapnya.

“Saat korban kembali ke Palopo hendak mencoblos di Pemilu 2019, pelaku melihat korban dan membuntutinya. Saat bertemu, keduanya pun terlibat perang mulut, hingga akhirnya korban mendorong pelaku yang dibalas oleh pelaku dengan melakukan penamparan.(Niki)

Komentar