oleh

Digugat Perdata di PN, KPU Palopo Malah Mangkir Disidang Pertama

RADARLUWURAYA.com – Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada melalui kuasa hukumnya melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Palopo. Yang digugat adalah KPU RI Cq KPU Provinsi Sulsel Cq KPU Kota Palopo.

Nama Judas Amir dan Rahmat Masri Bandaso juga tercatat sebagai turut tergugat dalam kasus perdata tersebut.

Harusnya, Rabu (19/9/2018) perkara ini disidangkan, hanya saja, pihak tergugat KPU Palopo tidak hadir. Makanya, sidang dengan agenda penunjukan mediator untuk mediasi ditunda.

Humas PN Palopo, Heri Kusmanto SH membenarkan hal tersebut. “Ya benar, namun kami jadwalkan ulang karena pihak tergugat tidak hadir, yang hadir hanya pihak penggugat,” kata Heri.

Di tempat yang sama, Jamaluddin SH, selaku kuasa hukum dari Penggugat Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada, mengatakan, kliennya menggugat KPU Palopo sekaitan tergugat tidak menjalankan rekomendasi Panwaslu Palopo.

“KPU Palopo tidak menjalankan rekomendasi Panwaslu soal diskualifikasi paslon,” kata Jamal.

Jamal mengaku, selain dirinya, ada tiga pengacara lagi yang menangani perkara ini. “Kami ada empat orang,” tambahnya.

Majelis hakim dalam perkara ini, diketuai oleh Arif Winarso SH didampingi hakim anggota Raden Nurhayati SH dan Mahir Sikki SH.

Perkara ini kembali akan disidangkan tanggal (26/9/2018) mendatang. Itu masih agenda penunjukan mediator untuk mediasi.(*)

Komentar