oleh

Dinas PPPA Sulsel Gelar Pendampingan Monitoring dan Evaluasi KLA

RADARLUWURAYA.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pendampingan evaluasi Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) di Ruan Pola Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (12/3).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel mengatakan kegiatan itu dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2019.

“Kegiatan ini adalah program rutin dari pemerintah provinsi sebagai pembinaan kepada pelaku di tingkat kabupaten kota. Kegiatan untuk evaluasi kali ini dilakukan untuk mendampingi lima kabupaten kota dari 24 kabupaten kota yang ada di Sulsel,” kata Nur Anti.

Tujuan, lanjut Nur Anti, dalam menghadapi monitoring dan evaluasi nasional implementasi KLA yang akan dimulai pada 16 maret sampai 5 april 2019 semua daerah di provinsi Sulawesi Selatan dapat mengisi secara cepat semua indikator KLA

“Mari kita menjadikan daerah kita menjadi kota layak anak agar anak kita tumbuh dan berkembang secara optimal dan terhindar dalam bentuk kekerasan,”ucapnya.

Ia juga mengatakan, untuk menjadikan kota layak anak bukan hanya tanggungjawab DP3A, tapi tanggungjawab perangkat daerah dan masyarakat, dunia usaha serta media massa, untuk menciptakan Pembangunan Daerah yang berbasis layak anak.

“Kita harapkan melalui upaya ini akan tercipta generasi yang sehat, cerdas dan ceria serta berakhlak mulia,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir pada kesempatan yang sama menyampaikan kabupaten kota layak anak adalah daerah yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

“Kalau semua terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan apalagi ditunjang kebijakan, program dan kegiatan lainnya akan menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak,” terang Judas.

Lanjut Judas, implementasi program kabupaten kota layak anak tentunya tidak hanya sebatas ceklist atau terpenuhinya seluruh indikator evaluasi kabupaten kota layak anak.

“KLA dapat menjadi acuan bagi daerah dalam memenuhi hak-hak anak, dan melalui pengembangan tersebut kita harapkan juga dapat terintegrasi dan berkelanjutan,” tandasnya

Adapaun wilayah tujuan untuk pendampingan dan evaluasi KLA di Wilayah V meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja, dan Kabupaten Toraja Utara.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Suriani Suli. S.H.,MM, Kepala BNN, Ismail Husain, Kepala dinas kesehatan, Dr. ishaq iskandar. (hms)

Komentar