oleh

Dorong Desa Produktif, Pemda Lutra-PT HQ Corpora Putra Teken MoU

RADARLUWURAYA — Upaya mendorong Desa produktif terus digalakkan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara. Terbukti, melalui Rapat Penyusunan Rencana Kemitraan (RUK) Program Pilot Inkubasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) dirangkaikan dengan Penandatanganan Memoradum of Understanding (MoU) bersama Kemitraan Produk Unggul Kawasan Perdesaan di Kabupaten Luwu Utara, Senin (12/11//2018).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani S Ip, Kepala Dinas PMD Luwu Utara, Misbah,
Direktur PT. HQ Corpora Putra, Emilta Dewi Chaniago yang merupakan mitra Kemendes PDTT.

Disela-sela kegiatan, Bupati Luwu Utara, Hj Indah Putri Indriani S Ip secara langsung menandatangani kesepahaman bersama kemitraan produk unggulan pedesaan.

Dalam kesempatan ini, Indah berjanji, kegiatan ini akan terus berlanjut ke Desa lainnya. Sebab Pemda Lutra berkomitmen untuk mendorong pengembangan daerah-daerah pesisir dan tertinggal.

“Pemerintah Daerah dan masyarakat secara umum telah melakukan tindakan dan terobosan dalam mendorong produktivitas pelayanan. Kita berharap, pemuda sebagai penerus bangsa dapat berperan aktif dalam pembangunan agar tidak menjadi beban pemerintah, sehingga produk yang ada di Desa bisa dikembangkan melalui potensi yang dimiliki,” tutur Indah.

Selain itu, Indah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. HQ Corpora atas kehadirannya sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

“Apapun yang kita lakukan itu harus berkolaborasi dengan pihak terkait dengan memberikan ide atau gagasan, sehingga memberi jaminan program ini dapat berjalan dengan baik,” harap Indah.

Untuk itu, orang nomor satu di Luwu Utara ini mengimbau kepada seluruh aparat Desa se Kabupaten Luwu Utara untuk menghadirkan terobosan baru dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat melalui maksimalisasi pengelolaan Dana Desa maupun Bumdes.

“Saatnya sekarang bukan menjadi pencari kerja. Dengan adanya dana desa, bumdes menjadikan anak muda menjadi produktif menciptakan lapangan kerja. Cerita kita hari ini menjadi sejarah untuk produk- produk unggulan perdesaan dan dapat menambah omset/penghasilan masyarakat,” imbuh Indah.

Sementara Operation Manager PT. HQ Corpora Putra, Dedi Haryadi mengaku, jika kunjungan PT. HQ Corpora Putra ini untuk mendukung program Kementrian Desa, termasuk pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

“PT. HQ Corpora Putra sebagai inkubator dan fasilitator, untuk menggali potensi dan aspirasi yang ada di desa. Kegiatan ini dimulai dari tingkat desa, sebagai pilot project dan akan dilanjutkan dengan desa-desa yang lain,” jelas Dedi.

Sekedar diketahui, Desa Baloli dipilih untuk mengikuti program PIID-PEL ini. Hal ini karena Desa Baloli tercatat telah mampu mengembangkan Desa agro wisata, termasuk merupakan lokasi pengembangan bumdes smart dan telah melakukan kerjasama dengan desa kamiri dan desa lero (maipi) dalam pembangunan kawasan perdesaan wisata agro di Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini diikuti oleh 41 kepala desa, 41 bumdes dan tenaga ahli dengan tujuan untuk mendorong produktivitas serta membangun kapasitas kelembagaan ekonomi ditingkat desa yang melibatkan kelompok usaha ekonomi termasuk bumdes yang bermitra dengan pelaku bisnis profesional. (her)

Komentar