oleh

DPRD Lutim Monitoring Pelaksanaan APBD TA 2018 Di Kecamatan Wotu

RADARLUWURAYA.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus monitoring di Kecamatan Wotu, Jumat (5/7).

Kegiatan ini dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan pembangunan, baik fisik maupun non fisik yang dilaksanakan Tahun Anggaran 2018.

Sejumlah Kades, Kadus serta Tokoh-Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda, termasuk Macoa Bawalipu, Bau Muh. Aras Abdi To Baji Pua Sinri, hadir dalam acara yang digelar di Kantor Camat Wotu.

Sementara perwakilan OPD Kabupaten Luwu Timur tampak hadir Kadis Tarkim, sejumlah Sekretaris dan Kabid serta beberapa staf.

Kegiatan Kunker dan Monitoring ini dipimpin ketua Komisi I DPRD Lutim, H. Sarkawi A. Hamid, yang juga legislator Partai Gerindra Daerah Pemilihan Wotu – Burau, didampingi Camat Wotu, Irawan Ali.

Dalam arahannya, legislator senior Luwu Timur ini mengatakan bahwa, tujuan dari monitoring ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kecamatan Wotu TA. 2018, sekaligus bertemu langsung dengan masyarakat selaku penerima manfaat dari program tersebut.

Sehingga bisa dinilai apakah kegiatan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik atau belum, agar nantinya ada masukan kepada Pemerintah daerah tentang program pembangunan kedepan.

Lebih jauh dikatakan Sarkawi bahwa, hal yang paling penting terkait monitoring dan evaluasi hasil pekerjaan adalah tentang kualitas bukan kuantitas. Olehnya itu, harus ada informasi dari masyarakat mengenai hal itu.

Legislator Gerindra yang kembali terpilih menjadi anggota dewan pada Pemilihan beberapa waktu lalu itu, kemudian mencontohkan salah satu kegiatan pembangunan yang tidak tuntas pelaksanaannya di Kecamatan Wotu adalah pembangunan jembatan gantung Desa Tabaroge yang tertunda pelaksaanaannya karena anggaran yang tidak mencukupi, padahal jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat disana.

Selanjutnya, dalam sesi tanya jawab dan diskusi untuk menyerap aspirasi, para Kepala Desa dan Tokoh masyarakat mempertanyakan berbagai hal, mulai dari ketidakhadiran sejumlah anggota dewan pada acara ini, penanganan drainase untuk mencegah banjir dan rusaknya lingkungan, pasar kecamatan, parkiran RSUD, keberadaan rumah Adat Wotu, Tambatan perahu, sampai pada pertanyaan tentang konsistensi Pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Perda tata ruang di Kabupaten Luwu Timur khususnya di Kecamatan Wotu.

Namun demikian, secara umum pelaksanaan evaluasi terkait pelaksanaan APBD TA. 2018 di Kecamatan berjalan lancar, meskipun ada beberapa catatan yang disampaikan peserta rapat evaluasi.

Lagi-lagi, H. Sarkawi A. Hamid, satu-satunya anggota Dewan Dapil Wotu-Burau yang hadir dalam acara ini sukses menjalankan perannya dalam mengarahkan rapat sekaligus memberikan solusi terkait persoalan di lapangan. (Hms/Ale)

Komentar