oleh

DPRD Luwu Timur Desak PT Vale Memperhatikan Wilayah Pemberdayaan

RADARLUWURAYA.com – DPRD Luwu Timur menggelar rapat dengar pendapat, Jumat (8/3) 2019 di ruang aspirasi dengan menghadirkan Asisten Pemerintahan, Bapelitbangda, Bagian Asset, serta pihak PT. Vale Tbk terkait beberapa asset yang telah dan akan diserahkan kepada pemerintah daerah, termasuk Dana CSR 2018 dan 2019.

RDP dipimpin oleh Wakil Ketua 2 DPRD Luwu Timur ,Aris Situmorang, SE didampingi anggota DPRD lintas komisi diantaranya Andi Endy B. Shin Go, ST, Sukman Sadike, Iwan Usman, SE, I Made Sariana, H. Usman Sadik, dan Suwandi.

Dalam rapat tersebut, Andi Endy meminta agar PT. Vale tetap berkomitmen untuk membangun fasilitas umum di area pemukiman warga yang masih dalam wilayah HGB dan jalan milik PT Vale.

 

BACA:

PT Vale Tidak Bayar Ganti Rugi Lahan Warga, Geram Gelar Aksi Ujuk Rasa

 

“Saya sangat miris melihat perbedaan perhatian PT Vale terhadap Kecamatan Malili. Salah satu contoh adalah wilayah pemukiman warga di lingkungan Waru Kelurahan Malili. Selama ini PT Vale terkesan tidak ada perhatian, saya mohon atas nama warga agar pihak PT Vale segera meningkatkan jalan lingkungan disekitar lokasi pemukiman warga eks perumahan karyawan tersebut. Mengingat wilayah tersebut masih dalam status HGB PT Vale sehingga pemerintah kesulitan membangun sarana tersebut,” tutur Endy.

Mewakili manajemen PT Vale, Ichman Laode dan Syawal berjanji akan segera meneruskan harapan tersebut kepada pihak manajemen agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Terima kasih atas masukan yang diberikan kepada kami, segera akan kami teruskan untuk dibahas di internal kami, termasuk meninjau jalan By Pass menuju Pelabuhan Balantang yang juga pak Endy sampaikan terkait keluhan warga Desa Balantang dan Desa Baruga mengenai limpasan air dan proteksi tebing sisi jalan yang berdekatan dengan pemukiman warga,” ungkap Ichman Laode.

 

BACA:

Wakil Wali Kota Palopo Apresiasi Olahraga Bersama TNI Polri

 

Iwan Usman juga meminta kepada PT Vale agar perencanaan penggunaan dana CSR PT Vale untuk dilakukan ekpose ke pihak DPRD Luwu Timur agar dapat dilakukan sinkronisasi dengan program pembangunan derah. Untuk diketahui, anggaran CSR 2018 sejumlah 12 miliar hingga saat ini belum terealisasi, sehingga akan dilaksanakan bersamaan dengan anggaran CSR 2019 sejumlah 35 miliar untuk Luwu Timur.

“Kami berharap dana CSR ini betul-betul dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami khususnya di wilayah pemberdayaan PT Vale sesuai amanah UU mapun Kepmen ESDM no. 25 tahun 2018,” pungkas Iwan. (*)

Komentar