oleh

Dua Mantan Napi Lolos Nyaleg, Kok Bisa ?

RADARLUWURAYA – Dua mantan narapidana kasus hukum tindak pidana korupsi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) lolos masuk Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Luwu Utara.

Keduanya adalah Rahmanuddin DH, S. sos dari Caleg partai Demokrat, mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi dan Drs. H. Ridwan mantan narapidana kasus KDRT Caleg partai Hanura. Setelah melalui sidang ajudikasi di kantor Bawaslu Luwu Utara, Keduanya direkomendasikan ke KPU Luwu Utara untuk selanjutnya ditetapkan masuk sebagai daftar calon tetap anggota DPRD Luwu Utara.

BACA JUGA : Laporkan ASN Korupsi Lewat Aplikasi Si Gakdis

Divisi Hukum,Parmas dan Sosialisasi KPU Luwu Utara, Supriadi Halim mengatakan bahwa keduanya sudah ditetapkan sebagai calon anggota DPRD Luwu Utara pada rapat pleno kemarin, Senin (15/10/18 ) di Kantor KPU Luwu Utara.

“Keduanya diberikan kesempatan, dan telah melengkapi persyaratan kelengkapan administrasi dan KPU telah memasukkan keduanya masuk sebagai calon anggota DPRD Luwu Utara,” jelas Supriadi.

Ia juga menyebutkan bahwa Persyaratan yang sudah dipenuhi oleh keduanya yakni Keterangan dan Putusan pengadilan yang memiliki putusan hukum tetap,
Surat Keterangan bebas dari Lapas, Harus mengumumkan status hukumnya secara terbuka,itu sudah mereka lakukan.

BACA JUGA : Pengganti Taswin Awali Masa Tugas dengan Silaturahmi

Sekedar diketahui, Drs.H.Ridwan, MM alamat jalan Lesangi Kelurahan Bone kecamatan Masamba pernah dipenjara karena perbuatan Pidana melanggar pasal 44 ayat 1 UU No.23 Tahun 2004 dengan vonis selama 5 bulan penjara. Hukumanan tersebut telah selesai dijalani di rutan kelas 2 B Masamba tahun 2009.

Rahmanuddin DH, S.Sos alamat Kelurahan Bone Kec. Masamba pernah dipenjara karena perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 3 jo pasal 18 UU no.31 Tahun 1999 JO pasal 64 Ayat 1 KUHP perkara tindak pidana korupsi telah dijatuhkan hukuman selama 1 tahun dan hukumanbtsb tdk dijalani kecuali ada perintah lain dari keputusan hakim atau desebut hkumn percobaan pada tahun 2004 dan putusan tsb dilaksanakan di rutan kelas 2 Masamba. (aksan)

Komentar