oleh

Dubes Filipina: Penyelamatan WNI Dari Penculikan Abu Sayyaf Bukti Komitmen Kerjasama

RADARLUWURAYA.com – Pengembalian tiga nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dilakukan oleh pemerintah Filipina melalui Komando Militer Mindanao Barat, merupakan bukti komitmen Filipina menjaga hubungan bilateral dengan Indonesia.

Ketiga nelayan tersebut sebelumnya diculik kelompok Abu Sayyaf saat sedang menangkap ikan dengan kapal BN 838/4/F di Perairan Taganak, Sabah, Malaysia. Mereka dibawa dan disandera di Pulau Sulu, Filipina Selatan.

Hingga pada akhirnya pada 2017 lalu , ketiga WNI itu dibebaskan oleh penyandera.

Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Sinyo Harry Sarundajang mengungkapkan, penyelamatan ketiga WNI itu dilakukan dengan sangat berhati-hati.

Setelah ketiga WNI dipertemukan dengan Dubes Sinyo oleh tim penyelamat di Sulu, mereka langsung dibawa ke Manila dibantu tentara Filipina yang turut ikut membantu atas perintah Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.

“Kemudian saya bawa ke Manila dengan bantuan pesawat khusus dari tentara Filipina karena perintah dari Presiden Duterte untuk melayani para tahanan dengan baik,” ungkap Dubes Sinyo saat Press Brifieng Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Mantan Gubernur Sulawesi Utara ini mengapresiasi kerjasama antara Filipina dengan Indonesia yang sudah terjalin baik selama ini.

“Karena begitulah kerjasama dua negara kental sekali, sehingga hal seperti ini juga kita harus berterima kasih kepada pemerintah Filipina khususnya Presiden Duterte untuk memberikan perhatian kepada warga kita,” tutupnya.(RMOL)

Komentar