oleh

Erwin Aksa Wagub DKI, PKS Setuju ?

RADARLUWURAYA – Posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga saat ini masih lowong. Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum sepakat menentukan pengganti Sandiaga Uno.

Munculnya calon alternatif dari luar kedua partai itu dinilai bisa menjadi solusi dalam pencarian pengganti Sandiaga Uno. Belakangan muncul nama Pengusaha asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Erwin Aksa. Ia disebut-sebut sebagai solusi ditengah kebuntuan kompromi Gerindra dan PKS.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menyebutkan, nama Erwin Aksa bisa menjadi titik temu dari kebuntuan kompromi dua parpol pengusung pasangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI lalu.

BACA JUGA : Jelang Natal dan Tahun Baru, Depot Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Hanya saja yang harus dipastikan, PKS legowo kadernya tidak menjabat Wagub DKI. Sebab pendamping Anies Baswedan, kedepan adalah jatah PKS.

“Dengan catatan PKS legowo dan ikut merekomendasikan Erwin Aksa,” kata Adi kepada wartawan.

Kondisi sebaliknya menurut Adi, terjadi manakala PKS encurigai Gerindra ikut bermain di balik kemunculan nama Erwin Aksa.

“Ini karena Gerindra terkesan welcome, PKS curiga Gerindra bermain di dua kaki. Ini bukan lagi titik temu,” imbuhnya.

“Ini bisa menjadi titik temu tapi bisa juga tidak,” katanya.

BACA JUGA : Kerap Disorot, Kajari Palopo Akhirnya Dimutasi…

Hingga kini dua partai pengusung pasangan gubernur di Pilgub DKI Jakarta 2017 masih menemui jalan buntu mencari calon pendamping Anies Baswedan. PKS masih belum percaya diri mengajukan calonnya lantaran Gerindra mensyaratkan harus terlebih dahulu dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Gerindra berdalih fit and proper test sebagai standar prosedur dalam proses penyaringan seorang pemimpin. Bahkan, hal itu diklaim tertuang dalam AD/ART partai. Sementara PKS terkesan keberatan karena menganggap kursi wagub DKI sudah menjadi haknya.

Keduanya sempat sepakat akan kembali duduk bersama membahas persoalan tersebut namun pertemuan belum juga terealisasi.

Meski secara lisan Gerindra telah menyerahkan kursi wagub DKI ke PKS dan PKS telah menetapkan dua calon yang akan diajukan yakni Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, perundingan tetap tanpa hasil.

Nama Erwin Aksa menjadi kandidat Wagub DKI sebelumnya diusulkan peneliti Suropati Syndicate Abdul Haji Talaohu. Ia menyebut nama Erwin Aksa bisa jadi jalan tengah karena lamanya proses penentuan pengganti Sandiaga.

“Erwin Aksa memenuhi kriteria ideal sebagai pengisi kursi Wagub DKI yang kosong ditinggal Sandi. Terlebih, jika dilihat latar belakangnya, Bang Erwin punya kemiripan dengan Sandi,” kata Abdul Haji Talaohu baru-baru ini. (*/rmol)

Komentar