oleh

Fadriaty: Tidak Ada Lagi Alasan Orang Tua Tidak Sekolahkan Anaknya

RADARLUWURAYA.com, Luwu – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Fadriaty AS, menggelar sosialisasi produk hukum daereh atau Perda nomor 2 Tahun 2017 tentang wajib belajar pendidikan menegah.

Kegiatan yang ditrangkaikan dengan buka bersama itu, berlangsung di halaman Masjid Larandu Desa Murante, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Minggu (26/05).

para tokoh masyarakat yang hadir, terlihat antusias menymabut sosalisasi yang dilakukan oleh anggota Komisi D DPRD Sulsel ini.

Dalam sambutannya, wanita yang akrab disapa Enceng ini, mengatakan jika Sosialisasi Perda wajib belajar pendidikan menengah ini menjadi sesuatu yang sangat penting agar bisa dipahami oleh seluruh masyarakat.

Sebab katanya, dengan berlakunya perda wajib belajar pendidikan menengah tersebut, masyarakat akan diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya hingga kejenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Saya harap para orang tua untuk sekolahkan anak-anaknya hingga tamat SMA bahkan hingga tamat kuliah. Ini juga akan membuka peluang anak-anak kita bisa berkompetisi di dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan jika saat ini, dengan begitu tidak ada lagi alasan orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya. Menurutnya, alasan orang tua selama ini tidak melanjutkan pendidikan anaknya karna terkendala masalah biaya.

Namun hal itu, saat ini tidak perlu lagi dikhawatirkan oleh para orang tua. Pasalnya, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk sekolah setingkat SMA sebesar Rp 20 Miliar rupiah.

“Untuk APBN tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp 492 triliun dan Rp 308 triliun di distribusi kedaerah, sisanya untuk 20 kementerian atau lembaga yang turut melaksanakan fungsi pendidikan, termasuk di Sulsel yang sudah mencapai 42 persen dari belanja langsung APBD 2019 atau sekitar Rp 200 miliar lebih, “ujarnya

Diketahui ,Selain di Dusun Larandu,Desa Murante,Kecamatan Suli,Kabupaten Luwu, Fadriaty AS selaku Ketua DPD Partai Demoktrat Kota Palopo itu juga mengelar Sosialisasi Perda No.2 Tahun 2017 di Kota Palopo,Sabtu,(25/05/2019) Kemarin.

Sosialisasi Produk Hukum atau Perda tersebut, dihadiri ratusan masyarakat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Agama, serta turut dihadiri pula oleh Kepala Desa Murante. (Ari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *