oleh

Fraksi Hanura Nilai Pernyataan Kadis Kesehatan Lemahkan Kerja Nakes

MALILI,RADARLUWURAYA.com– Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) Luwu Timur menilai pernyataan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Rosmini Pandin dinilai melemahkan kerja – kerja Tenaga Kesehatan yang saat ini berjuang melawan Corona Virus (Covid).

Hal itu disampaikan ketua Fraksi Hanura, Rully Heryawan menanggapi adanya pemberitaan soal pernyataan Kadis Kesehatan yang menilai cara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap tenaga kesehatan di Luwu Timur salah.

Menurutnya, Tenaga Kesehatan merupakan garda terdepan dalam hal penanganan kesehatan yang sangat membutuhkan dukungan moril bukan malah melemahkan kerja – kerjanya yang saat ini telah dilakukan.

“Kasihan para Nakes disamping dia berjuang dalam penanganan kesehatan masyarakat dengan rela mengorbankan keluarga namun disisi lain dia malah ditolak oleh masyarakat karena dianggap membawa virus.”

“Mestinya Kadis Kesehatan memberikan dukungan bukan malah menilai salah penggunaan APD. Jika salah kenapa tidak dibenarkan agar tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan,” kata Rully Heryawan kepada awak media, Kamis (21/05/2020).

Ia menyarankan agar Kadis Kesehatan segera memberikan klarifikasi atas apa yang telah disampaikan kemedia tersebut sebab pernyataannya sudah sangat menciderai kerja – kerja tenaga kesehatan.

“Perlu diklarifikasi dengan baik atas pernyataannya dimedia tersebut. Kasihan mereka (Nakes) mengorbankan keselamatan keluarga demi mengutamakan keselamatan masyarakat,” ungkap anggota DPRD dua periode ini.

Berdasarkan data yang diterima oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Luwu Timur jumlah Tenaga Kesehatan yang saat ini berstatus positif hasil Swab hanya 38 orang saja dengan rincian, RSUD I La Galigo, 31 orang, RS Vale, 4 orang serta Puskesmas, 3 orang dan bukan 60 orang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *