oleh

Gakkumdu Palopo Hentikan Penyelidikan Kasus Money Politik

RADARLUWURAYA.com, Palopo – Setelah melakukan proses investigasi dan penyelidikan secara maksimal, Sentra Gakkumdu menghentikan kasus dugaan politik uang (money politik) yang menjadi temuan Bawaslu Palopo.

Hal ini di katakan Ketua Bawalu Kota Palopo, Asbudi Dwi Saputra, usai menerima perwakilan Aliansi Masyarakat Pro Demokrasi dan Anti Politik Uang Kota Palopo, di Kantor Bawaslu, Ahmad Dahlan. Rabu, 8 Mei 2019.

Asbudi mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat Sentra Gakkumdu tidak memenui unsur tindak pidana ataupun kasus money politik.

“Berdasarkan hasil rapat sentra gakkumdu menetapkan menghentikan dugaan kasus money politik tersebut karena tidak memenuhi unsur pasal 523 ayat (1) juncto Pasal 280 ayat (1) huruf j UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,”. Terangnya.

Selain itu, Asbudi juga mengatakan bahwa barang bukti tidak berkesesuaian seperti uang dan contoh surat suara yang telah tercoblos di salah satu caleg.

“Berdasarkan hasil dari teman-teman kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam gakkumdu, yang baru menemukan barang bukti yakni keteragan saksi, sedangkan bukti uang dan contoh surat suara tidak saling bersesuaian,”. Jelasnya.

Namun, keputusan yang dikeluarkan pihak Gakkumdu mendapat respon kekecewaan dari Aliansi Masyarakat Pro Demokrasi dan Anti Politik Uang yang melakukan pendampingan kasus tersebut.

“Menurut kami ini sudah sangat jelas dan telah memenuhi unsur untuk dijadikan salah satu kasus dan diteruskan penyelidikannya. Namun, pihak gakkumdu malah menghentikan kasus tersebut,”. Ujar M Syam Ridwan, Perwakilan Aliansi Masyarakat Pro Demokrasi dan Anti Politik Uang, Kota Palopo.

Selain itu, M Syam Ridwan juga mengatakan bahwa dalam dekat ini akan mengadakan aksi besar-besaran terkait putusan money politik tersebut.

“Jadi melalui media, saya menyampaikan kepada teman-teman yang merasa perihatin melihat transaksi politik uang, untuk sama-sama bergabung bersama kita, untuk melaksanakan aksi besar-besaran,”. Tutupnya. (Myp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *