oleh

Gegara Status di Facebook, Caleg Perempuan Ini Dipolisikan

RADARLUWURAYA – Berhati-hatilah membuat status di media sosial. Jika ada yang merasa dirugikan dengan status yang diposting, bisa berujung ke ranah hukum.

Seperti yang dialami salah satu Calon Legislatif (Caleg) di Kota Palopo, Hasyuni Tahir Gani (HTG). Dia dilaporkan oleh salah seorang pengusaha, Herawan karena membuat status yang dianggap merugikan eks ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palopo itu.

Tingkah dan kata-kata yang dinilai jorok dan kasar diposting oleh HTG dipersoalkan. Sebagai calon pejabat publik, HTG yang dinilai tak mampu menjaga perilaku baik di ruang publik akhirnya dilaporkan ke Polres Kota Palopo.

BACA JUGA : Kajari Intervensi Proses Lelang di ULP ?

Kasus ini berawal saat ada postingan berbau menyinggung di beranda Facebook milik HTG, 7 September 2018 lalu. Status tersebut kemudian mengundang komentar dan kata-kata kotor dan kasar di kolom komentar.

Dalam postingannya, Caleg Dapil I Kota Palopo itu menyebutkan, jika Herawan punya hutang ratusan juta rupiah yang belum dibayar, dan melontarkan kata-kata kotor kepada pelapor. Padahal menurut Herawan, dirinya tak pernah berbisnis dengan HTG.

Atas komentar-komentar tersebut, Herawan merasa keberatan dan kemudian melaporkan ke Polres Palopo, dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook, 1 Oktober 2018 lalu.

BACA JUGA : Dua Mantan Napi Lolos Nyaleg, Kok Bisa ?

“Saya merasa dirugikan dan menyayangkan, ada caleg perempuan, yang bahasanya jorok dan kasar, yang tak sepantasnya dilontarkan di media sosial,” kata Herawan, kepada wartawan, Rabu 17 Oktober 2018.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, yang dikonfirmasi, Rabu (17/10/18) siang, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengaku, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

“Kita telah periksa terlapor. Insya Allah, dalam waktu dekat ini kita akan datangkan ahli IT dan ahli bahasa,” katanya. (john)

Komentar