oleh

Gempar Tuntut Pemerintah dan PT Vale Soal Tanah Tenggelam

RADARLUWURAYA.com – Sejumlah massa menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Pesisir Towuti (GEMPAR) gelar demonstrasi di pertigaan Enggano, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (17/5).

Jendral Lapangan (Jenlap) massa Gempar, Tio Rivaldi dalam orasi menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur dan Perusahaan PT Vale untuk merevisi kembali akta kesepahaman soal keberadaan tanah yang tergelam di 5 Desa Pesisir, Kecamatan Towoti.

“Akta kesepahaman tersebut sangat merugikan masyarakat,” tegas Tio.

Selain itu, massa demonstran juga meminta kejelasan transparansi terkait hak masyarakat atas tanahnya yang ditenggelamkan.

“Berikan kedaulan masyarakaat dalam hal penyelesaian dan pengambilan keputusan terkait penyelesaian tanah masyarakat yang ditenggelamkan,” jelas Tio.

Usai berorasi, massa kemudian melakukan audiens bersama pemangku kebijakan di Kabupaten Luwu Timur atau lazimnya disebut tim tiga pilar. Turut hadir Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam sekaligus sebagai Ketua Tim keberadaan tanah yang tenggelam di 5 Desa Pesisir, Camat Towuti, perwakilan PT Vale dan msyarakat yang terkena dampak tanah tenggelam.

Meskipun terjadi Audiens, namun massa demonstrans mengaku tak puas. Sebab, dalam Audiens tersebut tak menghasilkan sesuatu kejelasan apapun alias tak ada titik temu antara Pemda Luwu Timur dan pihak PT Vale.

Untuk itu, pihak demonstran berencana membawa persoalan ini ke DPRD Luwu Timur dan Pemerintah Daerah setempat dalam waktu dekat ini.

“Kami rencana akan menggelar aksi besar-besaran di kantor DPRD dan kantor Bupati Luwu Timur jika permaslahan ini tidak ada respon penyelesaian secepatnya,” demikian Tio. (Utami-Ari/Ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *