oleh

Grab Palopo Ancam Boikot Aplikasi Grab

RADARLUWURAYA.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo menerima aspirasi Komunitas Grab Car dan Grab Bike Palopo, Senin (18/2).

Mereka meminta pengembalian aturan 5 trip dengan bonus 50 ribu dan diatas 8 trip bonus 100 ribu, dimana yang telah berubah sejak sepekan menjadi 7 sampai 11 trip dengan bonus 50 ribu sedangkan bonus 100 ribu jika memenuhi diatas 11 trip.

Selain itu, apa bila tuntutan tak diwujudkan, maka Grab Car dan Gab Bike tak segan-segan akan menonaktifkan atau uninstall aplikasi hingga tidak ada yang bisa menggunakan jasa aplikasi tersebut di daerah Luwu Raya.

Hal ini berawal dari pengemudi Grab Car yang menyampaikan aspirasinya tersebut ke manajemen pihak grab di Palopo, namun tidak direspon.

Mereka diterima langsung oleh anggota Komisi III DPRD Kota Palopo yakni Andi Herman Wahidin.

Komisi III DPRD Kota Palopo siap mengawal aspirasi tersebut.

Ketua solidaritas driver Palopo (Solid), Akkas meminta respon penyedia aplikasi Grap untuk mempertimbangkan tuntutannya.

Sebab hal ini akan berdampak besar bila tak merespon tuntutan Grab Car dan Grab Bike Palopo yakni berujung boikot Produk Grab.

“Mengeluarkan kebijakan harus melihat realita di lapangan, apakah sudah pantas atau belum” pungkasnya. (Ana)

Komentar