oleh

Rangkap Jabatan, Gubernur Sulsel: Bupati Tana Toraja Kurang Pengetahuan

RADARLUWURAYA.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah juga menyikapi polemik rangkap jabatan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae. Orang nomor satu di Sulsel ini menilai Nicodemus kurang pengetahuan

“Mungkin ia (Nicodemus) kurang pengetahuan, karena itu harus cek ke bagian hukumnya yaitu Sekertaris Daerahnya. Kok bisa bupati rangkap jabatan,” kata Nurdin, Kamis (14/3).

Menurutnya, apa yang terjadi dalam internal Pemda Tator mesti diselidiki hingga tataran pejabat yang berkaitan dengan proses pengesahan.

 

BACA:

Soal Nasib ASN Tak Netral, KASN Bilang Tunggu Dua Hari

 

Ia juga mengatakan bahwa ada beberapa struktural pemda yang berperan penting atas keputusan rangkap jabatan itu. Mulai, jajaran bagian hukum Pemkab Tator, Sekda Tator, asisten pribadi bupati, hingga pejabat-pejabat struktural lainnya.

“Seharusnya sekda memberi pertimbangan kepada bupati. Saya kira ini hanya bupati ada tim yang menelaa dengan benar melihat aturan,” terangnya.

Rangkap jabatan Bupati Tator itu juga dikritisi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena Nicodemus Biringkanae mengangkat diri sendiri sebagai Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).

 

BACA:

Polisi Naikkan Status Dugaan Penyelewengan Dana Desa Nuha

 

Kemendagri meminta kepada Nurdin Abdullah untuk segera turun tangan menyelesaikan polemik rangkap jabatan itu. Nurdin berjanji secepatnya menindaki persoalan ini. Mantan Bupati Kabupten Bantaeng dua periode ini mengagendakan untuk bertemu langsung dengan Nicodemus pada Jumat (15/3). (*)

Komentar