oleh

Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-55, Yasonna Sampaikan Ini Disambutannya

RADARLUWURAYA.com – Lapas Klas IIA Palopo melaksanakan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-55, Sabtu (27/4).

Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna menyinggung masalah program revitalisasi dalam sambutannya yang dibacakam oleh Kepala Lapas Klas IIA Palopo, Indra Sofyan.

Dikatakannya, paradigma UPT Pemasyarakatan harus ditransformasikan sebagai pranata sosial untuk menyiapkan masyarakat yang tangguh, berketerampilan dan memiliki produktivitas tinggi yang siap berkompetisi dalam persiangan global.

“Perubahan paradigma tersebut saat ini diejawantahkan melalui program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang diatur melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.35 Tahun 2018,” kata Indra mengutip sambutan Menteri Yasonna.

Program revitalisasi, lanjut Indra, diharapkan dapat memberikan perlakuan dengan target yang lebih spesifik melalui pola individualisasi perlakuan.

“Treatment yang dilakukan kedepan tidak dapat lagi dilakukan secara general, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan intervensinya,” ujarnya.

Indra mengatakan, revitalisasi juga dibangun untuk membentuk sebuah flow dalam mendistribusikan kepadatan hunian dari lapas super maximum, maximum, medium dan minimum security berdasarkan pada tingkat resiko sehingga tidak terjadi overcrowding di satu tempat.

“Disisi lain, kita juga akan melakukan percepatan-percepatan yang didasarkan pada perubahan perilaku, sehingga tidak terpaku pada waktu,” sebutnya.

“Dirgahayu Pemasyarakatan! Selamat Hari Bhakti untuk semua insan-insan Pemasyarakatan diseluruh penjuru tanah air, Indonesia selalu menanti dharma bhaktimu,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PN Palopo, Kasdim 1403/Swg, Kasatpol PP, Imigrasi Palopo, dan undangan lainnya.(Niki)

Komentar