oleh

Hari Pangan, Indah Sebut Petani Pahlawan Pangan

RADARLUWURAYA – Dalam rangka memperingati hari pangan sedunia, Pemkab Luwu Utara menggelar diskusi publik dengan tema ‘Berbagi Peran dan Bersinergi Membangun Ketahanan pangan daerah dan Nasional’, Jumat (12/10/18) di Lapangan Tenis, Rumah jabatan Bupati Luwu Utara.

Pada kesempatan itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam sambutanya menyebutkan bahwa Hari Pangan Sedunia adalah momentum untuk mendorong terwujudnya ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Luwu Utara.

BACA JUGA : Rupiah Menguat, Kurs Dolar Melemah

”Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara bagi perseorangan yang tercermin dalam tersedianya pangan yang cukup,” kata Indah Putri Indriani.

Ia juga menyebutkan, ada 4 Pilar ketahanan pangan, yaitu ketersediaan pangan, aksesibilitas, distribusi dan pola konsumsi (keamanan pangan).

”Bukti komitmen ketahanan pangan, membangun ketahanan dengan semangat gotong royong. Untuk itu, kita berharap ketersedian pangan dapat terpenuhi oleh masyarakat dan kita harus bangga sebagai penghasil pangan, karena petani adalah pahlawan pangan bagi suatu bangsa,” ucap Indah.

BACA JUGA : Relawan YPRI Salurkan Bantuan Langsung ke Tenda Pengungsian

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Luwu Utara, Armiady dalam laporanya mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum evaluasi situasi ketahanan pangan daerah dan peningkatan kepedulian semua pemangku kepentingan terhadap pentingnya penyediaan pangan yang cukup dan bergizi secara berkelanjutan.

”Mari kita memanfaatkan HPS sebagai momentum promosi produk pangan lokal serta mengapresiasi pihak-pihak yang berkontribusi luas biasa dalam upaya pembangunan dibidang ketahanan pangan,” ucap Armiady.

BACA JUGA :Mengungsi, Pelajar Korban Gempa Bisa Melanjutkan Sekolahnya di Luwu Timur

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Sekretaris Daerah Abdul Mahfud, Wakapolres Luwu Utara Amir Majid, Staf Ahli Bupati, Para Asisten dan Para Kepala Perangkat Daerah Luwu Utara.

Dalam kesepakatan itu Bupati Luwu Utara mendapatkan penghargaan adhyaksa pangan dan sertifikat penetaan warisan budaya tak benda indonesia yaitu kapurung, tarian Pajjaga Bone dan Panggaru dari plt. Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata. (aksan)

Komentar