oleh

Hati-hati, Masih Ditemukan Makanan dan Minuman Tak Berlabel Halal di Palopo

RADARLUWURAYA.com – Ratusan makanan dan minuman ditemukan tidak memiliki label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) di sejumlah swalayan di Kota Palopo.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan pengawasan Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nurpati, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah swalayan, Selasa (12/3).

Nurpati mengungkapkan sebanyak 102 jenis produk makanan dan minuman yang dijual bebas di swalayan tidak berlabel halal.

“Sebanyak 102 jenis produk makanan dan miniman yang kami temukan tidak memiliki label halal. Ada produk impor dan ada dari dalam negeri. Karena itu, kami mengimbau kepada pemilik toko dan swalayan agar tidak mengorder makanan dan minuman tersebut,” katanya.

Nurpati juga mengatakan bahwa pihaknya akan meminta kepada produsen untuk mengurus perlabelan halal.

“Sidak kali ini masih dalam tahap sosialisasi karena Undang-undang untuk makanan dan minuman baru akan keluar tahun ini,” ungkapnya.

Sebelum, lanjut Nurpati, Undang-undang itu diberlakukan, kami melakukan sosialisasi ke pelaku usaha yang ada di Kota Palopo. Ketika aturan Menteri Kesehatan keluar, maka makanan dan minuman wajib berlabel hala.

Diketahui, selain menemukan makanan dan minuman yang tidak berlabel halal, dalam sidak yang dilakukan Dinas Perdagangan bersama Dinas Kesehatan dan Balai pengawasan Obat dan makanan (BPOM) Kota Palopo juga menemukan menemukan produk makanan yang sudah kedaluwarsa. (Niki)

Komentar