oleh

Hingga Dini Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu Luwu Utara tak Temukan Money Politic

RADARLUWURAYA.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Utara hingga sejauh ini belum menemukan adanya tindakan indikasi money politic (Politik Uang) di sejumlah Kecamatan yang ada di Luwu Utara, termasuk di Kecamatan Mappedeceng.

Demikian diakui Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin, Rabu (17/4) Dini Hari menjelang Pencoblosan, Sekira Pukul 00.21 Wita saat ditemui di ruang Media Centre Panwaslu Kecamatan Mappedeceng usai melaksanakan kegiatan Patroli bersama seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan Mappedeceng dalam rangka tolak politik uang.

“Soal Politik Uang, belum ada laporan masuk. Hingga saat ini belum ada yang ditemukan,” bebernya.

Secara terpisah, Ketua Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Mappedeceng, Hendra S Si juga membenarkan hal tersebut. Disebutkannya, hingga menjelang pencoblosan tak ditemukan adanya politik uang di wilayah Kecamatan Mappedeceng.

“Sejauh ini belum kami temukan,” jelas Hendra.

Lebih jauh disebutkan ketua Panwascam Mappedeceng ini, bahwa pihaknya dengan tegas akan menindaki pelaku politik uang jika ada yang ditemukan.

“Soal Politik uang, yang memberi dan menerima sama-sama melanggar. Dan terancam pidana,” tegas Hendra.

Sekedar diketahui, total kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan saat ini berjumlah 15 kecamatan.

12 kecamatan lama terdiri dari Kecamatan Tanalili, Kecamatan Bone-bone, Kecamatan Sukamaju, Kecamatan Mappedeceng, Kecamatan Masamba, Kecamatan Malangke, Kecamatan Malangke Barat, Kecamatan Baebunta, Kecamatan Sabbang, Kecamatan Rongkong, Kecamatan Seko, dan Kecamatan Rampi.

Selanjutnya 3 kecamatan baru merupakan kecamatan yang dimekarkan tahun 2018, yakni Kecamatan Sabbang Selatan, Kecamatan Baebunta Selatan, dan Kecamatan Sukamaju Selatan.

Pagi ini, Rabu (17/4) mulai pukul 06.30 Wita bakal berlangsung pemilihan umum (Pemilu dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 secara serentak. (Ale)

Komentar