oleh

HMI Cabang Palopo Kecam Tindakan Refresif Polri

RADARLUWURAYA.com – Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Palopo gelar aksi pra kondisi, Sabtu (25/5) sore di perapatan jalan kawasan Lapangan Gaspa, Kota Palopo.

Aksi ini digelar HMI Cabang Palopo buntut dari sejumlah permasalahan yang terjadi dalam Pemilu 2019 yang digelar serentak pada 17 April lalu.

Konon dalam Pemilu 2019 ini, menelan korban sekitar 700 petugas KPPS yang meninggal dunia dan ratusan lainnya lula-luka.

Selain itu, aksi ini sebagai respon terhadap demonstrasi yang digelar 21-22 mei 2019 yang menelan korban jiwa akibat tindakan refresif anggota Polri.

Jendral Lapangan (Jelap) Imam Paduli dalam orasinya, mengecam tindakan represif yang di lakukan oleh aparat kepolisian terhadap massa aksi 23 mei.

Hal ini sangat di sayangkan HMI Cabang Kota Palopo, apalagi hingga menelan korban jiwa dan beberapa orang terluka dan mendapatkan penangan medis secara serius.

Menurutnya, saat ini kondisi stabilitas keamanan pasca pemilu tensinya semakin memanas.

“Untuk itu saya sampaikan Polisi di bawah kepemimpinan Kapolri Jendral Tito Karnavian harus segera di evaluasi,” jelasnya.

Disebutkannya, DPR RI seharusnya segera mengajukan satu jenis regulasi yang menangani konflik pasca perhelatan pemilu.

Jenlap HMI Cabang Kota Palopo ini memastikan akan melakukan aksi lanjutan senin 27 Mei 2019 nanti di halaman Mapolres dan DPRD Kota Palopo.

“Ini baru aksi pra kondisi senin kami akan aksi lagi di Mapolres dan DPRD Kota Palopo,” tandasnya. (Ale)

Komentar