oleh

Honorer di 41 SKPD Dan 48 Kelurahan Nyatakan Siap Turun Aksi

RADARLUWURAYA.com – Sebagian besar honorer di Pemerintahan Kota (Pemkot) Palopo menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa Senin nanti.

Demikian disampaikan oleh Ketua FHK2-I Wilayah Kota Palopo, Hj Farida.

“Kami terus melakukan pendataan, dari ribuan honorer, sekitar 600 orang sudah menyatakan siap,” ucap Farida saat ditemui di Sekret FHK2-I sore kemarin.

Ia menambahkan, honorer yang akan ikut memperjuangkan nasibnya, adalah honorer yang mengabdikan diri di 41 SKPD, 9 kecamatan dan 48 kelurahan.

“Paling banyak honorer di Lingkungan Hidup karena bergabung dengan Dinas Kebersihan, disana ada 100 orang lebih,” terangnya.

Menurut Farida, tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi damai tersebut, adalah masalah keadilan bagi tenaga honorer K2.

“Ada tiga poin dalam tuntutan kami, pertama mendesak pemerintah pusat menunda pelaksanaan penerimaan CPNS umum sebelum persoalan honorer K2 terealisasikan secara keseluruhan tanpa batasan usia dan tanpa tes,” tegasnya.

Yang kedua, lanjut Farida, mendesak pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan revisi undang-undang no.5 tahun 2014 tentang ASN.

Honorer K2 juga akan mendesak Presiden RI untuk mengeluarkan regulasi hukum bagi penerimaan honorer K2 secara keseluruhan tanpa ada batas usia.

Tuntutan itu akan disampaikan di kantor DPRD Palopo dan Kantor Wali Kota Palopo, namun sebelum itu, para honorer akan melakukan konvoi dari Sekret FHK2-I di Jalan Gunung Terpedo hingga ke Kantor DPRD Kota Palopo.

“Kami yang honorer K2 ini, rata-rata berdinas sejak 13 tahun lalu hingga sekarang. Sejak usia muda hingga tua belum juga terangkat. Sudah terlanjur, mau ditinggalkan kan sayang,” tandasnya. (tiara)

Komentar