oleh

Incar Buyer Mancanegara, Lada Towuti Terpajang di TEI 2018

RADARLUWURAYA.com- Kabupaten Luwu Timur yang terletak diujung timur Sulawesi Selatan, adalah salah satu wilayah yang dikenal dengan kekayaan alamnya. Selain dikenal sebagai daerah tambang, Kabupaten yang dijuluki Bumi Batara Guru ini, juga dikenal sebgai penghasil komoditi lada andalan.

Lada Towuti, merupakan salah satu produk perkebunan Luwu Timur yang dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi sampai ke luar negeri. Olehnya itu, dalam berbagai kegiatan pameran, Lada Towuti selalu terpajang dan banyak diminati oleh pengujung stand pameran Luwu Timur.

BACA JUGA: Husler Ikuti Program Economic Leadership BINS

Seperti yang terlihat pada pameran dagang terbesar di Indonesia berskala dunia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2018, yang digelar di Indonesia Convention and Exebition Bumi Serpong Damai (ICE BSD) Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/10/2018).

Lada Towuti merupakan Lada khas Luwu Timur yang memiliki ciri khas aroma yang lebih pedas dan bertahan lama, dibanding jenis lada lainnya di Indonesia.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Luwu Timur, Rosmiyati Alwi menyebutkan, keikutsertaan Kabupaten Luwu Timur pada ajang pameran bertaraf Internasional itu, dimanfaatkan pihaknya untuk memperkenalkan Lada Khas Luwu Timur kepada pasar Internasional.

BACA JUGA: RS Inco Sorowako Batasi Pelayanan Pasien

”Selama ini, petani kita hanya menjual lada mereka pada pembeli perantara,” tutur Rosmiyati disela-sela pameran.

Menurutnya, petani lada di Luwu Timur masih kesulitan mendapatkan pembeli langsung dari luar negeri. Olehnya itu, melalui pameran, Lada Luwu Timur diharapkan dilirik oleh konsumen dari luar Indonesia.

BACA JUGA: Pro Pemberantasan Korupsi, Rajab Sambut Baik ACS 2018 di Sulsel

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, H. Muharif, mengungkapkan, penyebab anjloknya harga lada dikalangan petani, disebabkan melimpahnya produksi lada dunia. Juga dikarenakan petani lada masih harus melalui rantai distribusi yang cukup panjang.

”Ajang seperti ini (pameran) adalah upaya kita untuk memfasilitasi petani agar dapat bertemu langsung calon buyer atau pembeli dari luar negeri,” tutur Muharif. (asril)

Komentar