oleh

Ini Hasil Konsultasi Pansus DPRD Lutim Soal Ranperda Cagar Budaya di Kemendikbud

RADARLUWURAYA.com- Panitia Khusus (pansus) DPRD Luwu timur melakukan konsultasi di Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Jumat (25/01/19) kemarin.

Sekretaris pansus Suardi Ismail mengucapkan terima kasih kepada bapak Direktur yang telah menerima kunjungan pansus, dalam kunjungannya kali ini, pansus bermaksud mengumpulkan informasi berupa data situs cagar budaya dan konsultasi mengenai kepemilikan sebuah situs cagar budaya.

“pansus saat ini sementara mengumpulkan data-data situs cagar budaya, perlu diketahui di daerah kami ada beberapa situs cagar budaya yang dimiliki oleh perseorangan sehingga ini menjadi tantangan kami untuk mendaftarkan dan melestarikannya sebagai situs budaya daerah,” ungkap Suardi.

Rombongan diterima oleh Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Fitra Arda, dalam sambutannya dirinya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (pemkab) Luwu Timur yang memperhatikan pelestarian cagar budaya di daerahnya.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah dan DPRD yang sementara membahas Ranperda tentang pelestarian cagar budaya, oleh karena cagar budaya merupakan pilar kita untuk memajukan kebudayaan” kata Fitra Arda.

Dirinya menjelaskan setelah Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya ditetapkan, hingga saat ini Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) belum juga keluar. “kami menyarankan sebaiknya Ranperda tersebut disahkan setelah RPP-nya yang akan Keluar dalam waktu dekat di tahun ini,” Fitra Arda menambahkan.

Senada dengan Direktur, Ketua Pansus Sukman Sadike berharap untuk menunggu RPP-nya Keluar dulu sehingga lebih efisien dan tidak berbenturan dengan Perda termasuk tata cara teknis pengelolaan situs cagar budaya yang ada di dalamnya.

Komentar